Jakarta, IDN Times - Selain prajurit TNI yang gugur usai terkena proyektil Israel, ada pula sejumlah anggota yang terluka, saat bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Hingga Jumat (3/4/2026), sudah ada delapan prajurit TNI yang terluka.
Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, sempat menjenguk tiga prajurit TNI yang mengalami luka Sabtu, 4 April 2026. Mereka dirawat di Rumah Sakit Saint George, Beirut. Dari dokumentasi yang dibagikan, dua di antaranya masih dalam keadaan tak sadarkan diri.
Ketiga prajurit yang dijenguk yakni Letnan Satu Inf Sulthan Wirdean Maulana, Praka Rico Pramudia dan Praka Deni Rianto.
"Kehadiran tersebut menegaskan komitmen negara khususnya pimpinan TNI untuk senantiasa hadir dan memberikan perhatian kepada prajurit yang bertugas di wilayah misi," ujar Iwan dalam keterangan di akun media sosial PMPP, Minggu (5/4/2026).
Ia berkunjung ke RS Saint George didampingi Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Dicky Komar, DCO Seceast UNIFIL, Kolonel Inf. A Juni Toa dan Direktur Pembinaan OPerasi PMPP TNI, Kolonel Inf Untung Prayitno.
