Jakarta, IDN Times - Direktur Eksekutif The Indonesian Legal Resource Center, Siti Aminah Tardi, mengatakan, kisah kekerasan seksual dan child grooming yang dialami aktris Aurelie Moeremans bukan sekadar tentang kisah personal. Menurut dia, kasus ini jadi upaya memperlihatkan bagaimana perempuan mengalami kekerasan struktural dalam relasi intim.
"Bagi saya, kisah Aurelie penting dilihat bukan semata sebagai kisah personal, tetapi sebagai cermin kerentanan struktural yang dialami perempuan korban kekerasan, khususnya kekerasan berbasis relasi kuasa, khususnya relasi intim," kata dia kepada IDN Times, dikutip Kamis (22/1/2026).
