Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemenag Dorong Digitalisasi Pengelolaan Zakat
Ilustrasi Zakat (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Kemenag memperkuat optimalisasi pengelolaan zakat dengan mendorong transformasi digital dan menyelaraskan kebijakan bersama Baznas.
  • Pembangunan sistem informasi laporan keuangan berbasis visual memungkinkan pelaporan pengumpulan dan penyaluran zakat dilakukan secara harian.
  • Digitalisasi diharapkan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga masyarakat dapat memantau langsung proses penerimaan hingga penyaluran dana zakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) berupaya memperkuat optimalisasi pengelolaan zakat. Sebab, zakat merupakan salah satu cara yang bisa membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, optimalisasi pengelolaan zakat itu juga dilakukan untuk menyelaraskan arah kebijakan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

1. Kemenag dorong adanya sistem informasi laporan keuangan berbasis visual

ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

Abu Rokhmad menjelaskan, Kemenag tengah mendorong transformasi digital secara menyeluruh. Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan sistem informasi laporan keuangan berbasis visual.

"Kami mendorong perbaikan tata kelola melalui digitalisasi dengan membangun sistem informasi laporan keuangan berbasis visual," ujar Abu Rokhmad dilansir dari laman resmi Kemenag, Selasa (21/4/2026).

2. Pelaporan pengumpulan zakat bisa dilakukan secara harian

ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

Dengan menggunakan sistem informasi laporan keuangan berbasis visual, dapat memudahkan masyarakat untuk melihat data harian berapa jumlah dana zakat yang terkumpul.

"Nantinya, pelaporan pengumpulan dan penyaluran dana dapat dilakukan harian sehingga bisa dipantau secara transparan," kata dia.

3. Kemenag harap pengelolaan dana zakat bisa lebih transparan

ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

Abu Rokhmad berharap, dengan adanya digitalisasi, pengelolaan dana zakat bisa lebih transparan dan akuntabel.

Sebab, masyarakat bisa melakukan pengawasan secara langsung. Sehingga, semua proses penerimaan hingga penyalurannya bisa terjaga dengan baik.

Editorial Team