Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) mengatakan, sebanyak 37 jemaah umrah yang berangkat dari Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi dalam keadaan selamat. Dengan demikian, tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan rudal balistik yang dilakukan kelompok Houthi ke terminal 3 Bandara King Khalid pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
"Berdasarkan data yang terdaftar di sistem kami hingga Minggu, 11 Oktober 2026, total ada 37 jemaah yang berangkat dan pulang melalui Bandara Internasional King Khaled, Riyadh," kata Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, di dalam keterangan, Senin (12/10/2026).
Data tersebut, kata Ichsan, sudah dikonfirmasi ke Kementerian Luar Negeri dan KBRI Riyadh.
"Alhamdulilah, tidak ada jemaah umrah yang menjadi korban dalam serangan tersebut," kata dia.
Dia juga memastikan tidak ada jemaah umrah asal Indonesia yang terdampak langsung oleh serangan rudal balistik tersebut. Seluruh rangkaian ibadah jemaah umrah, kata Ichsan, berjalan dengan sebagaimana mestinya.
