Jakarta, IDN Times - Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan bahwa berbagai apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M tidak boleh membuat seluruh pihak cepat puas. Namun, evaluasi menjadi kebutuhan utama untuk memperbaiki setiap kekurangan dalam penyelenggaraan haji.
Pernyataan ini disampaikan Irfan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M yang digelar di Asrama Haji kelas 1 Jakarta.
"Evaluasi tetap menjadi kebutuhan utama untuk memperbaiki setiap kekurangan dalam penyelenggaraan haji," kata Irfan dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).
