Jakarta, IDN Times - Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan penghematan untuk mengantisipasi dampak dari eskalasi konflik di Timur Tengah mulai diterapkan oleh Kementerian Pertahanan. Kemhan sedang menyiapkan skema penyesuaian hari kerja dari lima hari menjadi empat hari pada fungsi-fungsi tertentu yang memungkinkan.
"Kementerian Pertahanan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara terukur dan bertahap sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika geopolitik global yang memengaruhi stabilitas energi," ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, dalam keterangan yang dikutip pada Rabu (25/3/2026).
Jenderal bintang satu itu mengatakan skema yang sedang disiapkan oleh Kemhan merupakan langkah mitigasi dini untuk menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional. Kemhan dan TNI, kata Rico, melakukan penyesuaian internal yang bersifat administratif dan manajerial.
"Efisiensi difokuskan pada aspek pendukung. Sedangkan, operasional strategis dan kesiapsiagaan pertahanan tetap menjadi prioritas utama dan dijaga secara optimal," ujarnya.
