Jakarta, IDN Times - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menekankan agar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) harus bisa diakses semua kalangan, jangan sampai LPDP hanya dinikmati oleh kalangan orang kaya.
Hal ini sekaligus merespons sorotan publik terhadap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, yang menuai kecaman warganet setelah mengunggah video mengenai kebahagiaannya saat anak keduanya resmi menjadi warga negara Inggris melalui proses naturalisasi.
“Saya sendiri pernah mengingatkan soal ini dalam rapat kerja (Komisi XI DPR RI) dengan Kementerian Keuangan pada awal tahun 2022. Saya sampaikan bahwa LPDP ini kalau tidak ada penekanan dan afirmasi yang jelas, akan menjadi lingkaran yang dinikmati oleh orang kaya saja,” kata Sarmuji dalam keterangannya di Jakarta, melansir ANTARA, Minggu (22/2/2026).
Kasus ini bermula dari unggahan konten Dwi Sasetyaningtyas yang merupakan alumni S2 di Delft University of Technology, Belanda, lulusan 2017. Sementara suaminya, Arya Iwantoro, menempuh studi S2 dan S3 di Utrecht University, Belanda, pada kurun waktu 2017 hingga 2022, juga melalui skema beasiswa LPDP yang bersumber dari dana abadi pendidikan dan pajak rakyat Indonesia.
