Kala Teddy Bertemu Ratusan Alumni LPDP, Bicara Dampak bagi Indonesia

- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima 200 alumni penerima beasiswa LPDP yang tergabung dalam Mata Garuda di Kantor Sekretariat Kabinet, Sabtu (7/2/2026), dan momen pertemuan itu diunggah melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet.
- Pertemuan tersebut disebut sebagai ruang bertemunya gagasan, pengalaman, dan komitmen untuk Indonesia, dengan peserta berasal dari 38 provinsi serta lintas angkatan penerima beasiswa 2015–2025 dari kampus dalam dan luar negeri.
- Para alumni hadir dari beragam profesi, mulai dari ASN, guru, dosen, profesional swasta, hingga wirausahawan, dan ditegaskan bahwa penerima LPDP memiliki tanggung jawab untuk memberi dampak nyata bagi Indonesia.
- Diskusi berlangsung hangat, membahas kepemimpinan, pengalaman kembali mengabdi, serta peran konkret alumni LPDP dalam mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan penekanan bahwa investasi pendidikan bukan hanya soal gelar, tetapi juga pengabdian dan kebermanfaatan.
Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menerima 200 alumni penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI yang tergabung dalam Mata Garuda. Pertemuan itu digelar di kantor Sekretariat Kabinet, Sabtu (7/2/2026).
Momen pertemuan itu diunggah di akun Instagram @sekretariat.kabinet.
"Bukan sekadar silaturahmi, tapi ruang bertemunya gagasan, pengalaman, dan komitmen untuk Indonesia," tulis akun Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip Senin (9/2/2026).
Table of Content
1. Ada 200 alumni hadir

Pada pertemuan itu, ada 200 alumni yang hadir. Mereka berasal dari 38 provinsi. Dalam unggahan itu disebutkan, para alumni LPDP kini sudah bekerja, dan banyak profesi sudah diraih.
"Datang dari beragam profesi (ASN, guru, dosen, profesional swasta, hingga wirausahawan), lintas angkatan penerima beasiswa 2015–2025, serta latar pendidikan dari kampus dalam dan luar negeri," kata dia.
2. Bahas dampak nyata bagi Indonesia

Pada pertemuan itu disebutkan dampak nyata bagi Indonesia. Sebab, penerima LPDP memiliki tanggung jawab untuk membuat Indonesia lebih baik.
"Satu ruangan, satu semangat, memberi dampak nyata bagi Indonesia," ucap dia.
3. Obrolan berlangsung hangat

Pertemuan itu disebutkan berlangsung hangat. Alumni LPDP sepakat untuk bisa ikut berperan dalam program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Pagi yang dipenuhi obrolan hangat dan diskusi yang mengalir, dari cerita kepemimpinan, pengalaman kembali mengabdi, hingga bagaimana alumni LPDP bisa berperan lebih konkret dalam mendukung program-program pemerintah," tulisnya.
"Alumni LPDP adalah bukti bahwa investasi pendidikan bukan hanya tentang gelar, tapi tentang pengabdian dan kebermanfaatan," imbuhnya.















