Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas Margaguna, Jakarta, Kamis (11/9/2025) (dok. BPMI Sekretariat Presiden)
Sebelumnya, pemerintah meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada Senin (12/1). Peresmian dilakukan langsung Presiden Prabowo Subianto dan diharapkan menjadi tonggak penting pemerataan pendidikan nasional.
Prabowo menyebut, kehadiran Sekolah Rakyat sebagai terobosan besar di sektor pendidikan selama masa pemerintahannya. Program ini sekaligus menegaskan komitmen negara untuk hadir bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
“Melalui peresmian ini, pemerintah menegaskan bahwa Pembangunan manusia melalui Pendidikan menjadi prioritas utama,” ujar Prabowo.
Sekolah Rakyat dirancang dengan ruang belajar yang layak, terjangkau, dan inklusif. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga miskin, miskin ekstrem, serta mereka yang berisiko putus sekolah atau belum memiliki akses pendidikan formal.
Program ini tidak hanya menyediakan fasilitas pendidikan, tetapi juga dukungan menyeluruh. Mulai dari pemenuhan gizi, perlengkapan sekolah, hingga pendampingan sosial dan kesehatan, agar anak-anak dapat belajar dengan aman, sehat, dan berkelanjutan.
Prabowo turut mengapresiasi seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam program ini. Ia mengaku terharu melihat dampak nyata Sekolah Rakyat bagi masa depan anak-anak Indonesia.
“Terima kasih semuanya, kita telah mewujudkan upaya ini. Terus terang saja, saya cukup bahagia, cukup besar hati. Saya terharu sebetulnya melihat dampak dari pada upaya kita," ucap Prabowo.