Menkomdigi Klaim Pastikan Ketersediaan Internet di 166 Sekolah Rakyat

- Sekolah Rakyat telah menjangkau 34 provinsi dengan total lebih dari 15 ribu siswa
- Prabowo berharap Sekolah Rakyat dapat membuka akses bagi anak yang sebelumnya kesulitan
- Prabowo kagum Sekolah Rakyat dalam enam bulan dapat cetak prestasi olimpiade
Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengklaim akan memastikan ketersediaan jaringan internet di 166 Sekolah Rakyat, yang telah diresmikan Presiden Prabowo di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026.
Meutya menyebut Kementerian Komdigi mendukung Sekolah Rakyat melalui penyediaan konektivitas internet, penguatan jaringan sekolah, serta literasi dan keterampilan digital.
“Dukungan ini memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar di seluruh wilayah,” kata Meutya, saat mendampingi Presiden menghadiri acara peresmian tersebut, dikutip dari keterangan pers, Selasa (13/1/2026).
1. Sekolah Rakyat telah menjangkau 34 provinsi dengan total lebih dari 15 ribu siswa

Sementara, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul melaporkan cakupan operasional Sekolah Rakyat, yang telah menjangkau 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota. Sebagai informasi, program ini secara keseluruhan menampung 15.954 siswa, yang dididik 2.218 guru dan didukung 4.889 tenaga kependidikan.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kemkomdigi atas kesiapan jaringan, dan infrastruktur digital yang mendukung kegiatan belajar,” ujar Gus Ipul.
2. Prabowo berharap Sekolah Rakyat dapat membuka akses bagi anak yang sebelumnya kesulitan

Lebih lanjut, Prabowo menyebut, inisiatif ini sebagai langkah terobosan yang berani untuk menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan. Ia juga mengapresiasi seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam mewujudkan program tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja mewujudkan langkah terobosan ini. Saya terharu melihat dampaknya bagi anak anak kita,” katanya.
Prabowo menyebut pembangunan Sekolah Rakyat harus disertai pemerataan, agar manfaatnya dirasakan rakyat.
“Melalui Sekolah Rakyat, negara membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan, sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang berdaya saing di masa depan,” ujar Presiden.
3. Prabowo kagum Sekolah Rakyat dalam 6 bulan dapat cetak prestasi olimpiade

Tak hanya itu, Prabowo mengaku kagum sekaligus terharu melihat prestasi siswa Sekolah Rakyat yang baru enam bulan lalu beroperasi. Prabowo menyoroti capaian seorang siswa yang berhasil menjuarai olimpiade, termasuk olimpiade matematika, meski sekolah tersebut masih tergolong baru.
"Saya kagum masa baru enam bulan tadi saya lihat sudah ada yang juara olimpiade ini, juara itu, juara olimpiade matematika, luar biasa. Saya sangat terkesima, saya sangat terharu bahkan," kata Presiden.


















