Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Komjen Dadang Hartanto Resmi Jadi Kapolda Metro Jaya
Ilustrasi Polisi (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Kapolri memimpin serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi di Gedung Rupatama pada Jumat (9/10/2026).

  • Komjen Dadang Hartanto menggantikan Komjen Asep Edi Suheri sebagai Kapolda Metro Jaya dan mendapat kenaikan pangkat.

  • Polri menekankan penempatan berbasis kompetensi serta pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif kepada masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (9/10/2026)

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin upacara serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi di Gedung Rupatama. Komjen Dadang Hartanto resmi menjadi Kapolda Metro Jaya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Komjen Dadang Hartanto resmi menjadi Kapolda Metro Jaya dan menggantikan Komjen Asep Edi Suheri.
  • Who?
    Komjen Dadang Hartanto, Komjen Asep Edi Suheri, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, dan Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir.
  • Where?
    Serah terima jabatan berlangsung di Gedung Rupatama.
  • When?
    Upacara berlangsung Jumat (9/10/2026).
  • Why?
    Mutasi dan rotasi jabatan menjadi bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel.
  • How?
    Penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan meritokrasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, integritas, dan kebutuhan organisasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Komjen Dadang Hartanto menjadi Kapolda Metro Jaya dan menggantikan Komjen Asep Edi Suheri. Dadang juga mendapat pangkat Komjen. Pergantian ini dilakukan dalam upacara yang dipimpin Kapolri. Polri berharap pejabat baru cepat menyesuaikan diri, meneruskan program, dan memberi pelayanan yang profesional, humanis, serta dekat dengan masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pergantian jabatan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi melalui penempatan personel berdasarkan kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Polri juga menekankan kesinambungan program, peningkatan kinerja, serta pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times- Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah jabatan strategis perwira tinggi (pati) di Gedung Rupatama, Jumat (9/10/2026). Salah satunya adalah jabatan Kapolda Metro Jaya.

Dalam upacara tersebut, Komjen Dadang Hartanto resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Asep Edi Suheri. Dadang juga sekaligus naik pangkat lebih tinggi yakni Komjen. Sementara, Asep Edi Suheri resmi menjabat sebagai Irwasum.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel. Penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip meritokrasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas sesuai kebutuhan organisasi.

Johnny juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, pengabdian, dan sumbangsih yang telah diberikan selama menjalankan tugas. Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas serta mendukung peningkatan kinerja Polri.

“Pergantian jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi melalui penempatan personel sesuai kompetensi, kapabilitas, dan integritasnya,” ujar Isir.

Ia mengatakan, Kapolri berharap para pejabat yang menerima amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan dan tanggung jawabnya, melanjutkan program yang telah berjalan, serta meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Isir juga menyebut, pelaksanaan tugas kepolisian juga harus senantiasa mengedepankan kedekatan dengan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri melalui tagline 'Polisi Bersama Masyarakat'.

Dengan semangat tersebut, para pejabat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Kami juga mengapresiasi pengabdian pejabat lama yang telah memberikan kontribusi bagi institusi. Setiap amanah jabatan diharapkan dapat dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab," kata Isir.

Curated For You

Editorial Team

Related Article