Jakarta, IDN Times - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mendorong proses pemulihan korban secara komprehensif dan responsif gender dalam insiden tabrakan Kereta Jarak Jauh (KJJ) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang di Stasiun Bekasi Timur.
Pemulihan ini mencakup layanan kesehatan, rehabilitasi fisik dan psikologis, bantuan hukum, kompensasi yang layak, serta jaminan keberlanjutan hidup dengan memperhatikan kebutuhan spesifik perempuan, termasuk yang kehilangan pekerjaan, pencari nafkah, atau menanggung beban perawatan pasca kejadian.
Komisioner Komnas Perempuan Chatarina Pancer Istiyani menegaskan kembali negara wajib menjamin keselamatan warga negara dalam transportasi umum.
“Tidak boleh ada kompromi terhadap standar keselamatan, terlebih pada moda transportasi yang menjadi tumpuan mobilitas harian masyarakat, khususnya kelas pekerja,” ujar Chatarina, dikutip Kamis (30/4/2026).
