Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, menyoroti paradoks harga minuman di Indonesia yang dinilai memperburuk kondisi kesehatan anak. KPAI juga mendesak penerapan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) sebagai solusi strategis jangka panjang.
“Terdapat ironi di lapangan, di mana air putih terkesan lebih mahal, sementara es teh manis dan minuman berpemanis, atau sajian kemasan pabrikan sangat murah, bahkan ada yang dijual mulai dari Rp500 hingga Rp1.000, sehingga sangat mudah dijangkau uang jajan anak," kata dia kepada IDN Times, dikutip Senin (27/4/2026).
