Jakarta, IDN Times - Koordinator Sosial dan Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Hafidz Hernanda dianiaya orang tak dikenal (OTK) di kawasan Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan, Minggu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 23.50 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan kepolisian sedang mendalami peristiwa tersebut.
“Ini kita sangat prihatin atas insiden yang terjadi. Tentunya kami dari Polda Metro Jaya akan mendalami peristiwa ini yang kejadian di Tebet, adanya pemukulan atau pun dugaan penganiayaan kepada salah satu dari organisasi mahasiswa,” kata Budi, Rabu (6/10/2026).
Polda Metro Jaya pun mengimbau agar pihak Hafidz membuat laporan ke polisi.
“Tetapi sebelum laporan itu ada, tetap Polda Metro Jaya akan melakukan pendalaman, penyelidikan, akan mengumpulkan beberapa barang-barang bukti, untuk melakukan pengungkapan terkait tentang dugaan penganiayaan terhadap salah satu mahasiswa,” katanya.
Informasi adanya penganiayaan terhadap Hafidz beredar luas di media sosial. Menurut kronologi yang beredar, insiden bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba diserang orang tak dikenal.
Pelaku menendang dan memukul Hafidz. Selain itu, pelaku juga membawa kabur ponsel milik korban. Ponsel dan fitur pelacak lokasi di ponsel korban langsung dimatikan 15 menit setelah kejadian.
IDN Times mencoba menghubungi Hafidz, namun nomor teleponnya sudah tidak aktif. Sementara, Ketua BEM UI Yatalathof Imawan belum menjawab terkait peristiwa ini hingga artikel ini ditayangkan.
