Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Koordinator BEM UI Diduga Dianiaya Orang Tak Dikenal di Tebet Jaksel
Kepala Bidang Sosial Politik BEM UI, Muhammad Hafizh Hernanda. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Hafidz Hernanda, Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, diduga mengalami pemukulan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

  • Polda Metro Jaya sedang mendalami dugaan penganiayaan dan mengimbau pihak Hafidz membuat laporan polisi.

  • Informasi yang beredar menyebut ponsel Hafidz dibawa kabur dan fitur pelacak lokasinya dimatikan 15 menit setelah kejadian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 23.50 WIB

Hafidz Hernanda diduga diserang saat mengendarai sepeda motor di Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan. Ia disebut ditendang dan dipukul, sementara ponselnya dibawa kabur.

15 menit setelah kejadian

Ponsel dan fitur pelacak lokasi di ponsel Hafidz langsung dimatikan.

Rabu (6/10/2026)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan polisi sedang mendalami dugaan penganiayaan tersebut dan mengimbau pihak Hafidz membuat laporan polisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Hafidz Hernanda diduga mengalami pemukulan atau penganiayaan, dan ponselnya disebut dibawa kabur.
  • Who?
    Hafidz Hernanda, Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, diduga diserang orang tak dikenal. Polda Metro Jaya mendalami peristiwa tersebut.
  • Where?
    Peristiwa tersebut terjadi di daerah Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan.
  • When?
    Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 23.50 WIB.
  • Why?
    Alasan penyerangan masih belum diketahui.
  • How?
    Menurut kronologi yang beredar, Hafidz sedang mengendarai sepeda motor ketika tiba-tiba diserang, ditendang, dan dipukul. Ponselnya kemudian dibawa kabur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hafidz, pengurus BEM UI, diduga diserang orang yang belum dikenal saat naik motor di Tebet. Ia disebut ditendang dan dipukul. Ponselnya juga dibawa pergi, lalu pelacaknya dimatikan. Polisi sedang mencari tahu kejadian ini dan meminta Hafidz membuat laporan. Nomor Hafidz belum bisa dihubungi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Polda Metro Jaya menyatakan akan mendalami dugaan penganiayaan terhadap Hafidz Hernanda. Polisi juga menyebut akan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti. Langkah tersebut menunjukkan bahwa informasi mengenai peristiwa di Tebet sedang ditangani melalui proses pemeriksaan, sementara pihak Hafidz diimbau membuat laporan polisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Koordinator Sosial dan Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Hafidz Hernanda dianiaya orang tak dikenal (OTK) di kawasan Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan, Minggu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 23.50 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan kepolisian sedang mendalami peristiwa tersebut.

“Ini kita sangat prihatin atas insiden yang terjadi. Tentunya kami dari Polda Metro Jaya akan mendalami peristiwa ini yang kejadian di Tebet, adanya pemukulan atau pun dugaan penganiayaan kepada salah satu dari organisasi mahasiswa,” kata Budi, Rabu (6/10/2026).

Polda Metro Jaya pun mengimbau agar pihak Hafidz membuat laporan ke polisi.

“Tetapi sebelum laporan itu ada, tetap Polda Metro Jaya akan melakukan pendalaman, penyelidikan, akan mengumpulkan beberapa barang-barang bukti, untuk melakukan pengungkapan terkait tentang dugaan penganiayaan terhadap salah satu mahasiswa,” katanya.

Informasi adanya penganiayaan terhadap Hafidz beredar luas di media sosial. Menurut kronologi yang beredar, insiden bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba diserang orang tak dikenal.

Pelaku menendang dan memukul Hafidz. Selain itu, pelaku juga membawa kabur ponsel milik korban. Ponsel dan fitur pelacak lokasi di ponsel korban langsung dimatikan 15 menit setelah kejadian.

IDN Times mencoba menghubungi Hafidz, namun nomor teleponnya sudah tidak aktif. Sementara, Ketua BEM UI Yatalathof Imawan belum menjawab terkait peristiwa ini hingga artikel ini ditayangkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article