Jakarta, IDN Times - BEM Universitas Indonesia (BEM UI) menilai penyerangan terhadap Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI 2024, Hafidz Hernanda alias Bapis, bukan sekadar kasus pencurian dengan kekerasan. Mereka menyoroti sejumlah kejanggalan dalam insiden yang terjadi di Tebet, Jakarta Selatan.
Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra mengatakan sejumlah barang yang ditemukan turut menjadi alasan mereka mempertanyakan modus penyerangan tersebut.
“Penyerangan ini tidak dapat kami atribusikan sebagai insiden pencurian biasa, karena di dalam kronologi kasus tersebut dan barang bukti yang ditemukan, terdapat beberapa indikasi yang patut menimbulkan kecurigaan atas modus operandi dari insiden ini,” kata Fathimah di Polda Metro Jaya, Selasa (6/10/2024).
