Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap kritikan publik terkait polemik tahanan rumah menguntungkan mereka. Sebab, hal itu menandakan publik memberikan perhatian pada kasus yang merugikan negara Rp622 triliun ini.
"Tapi dari sisi strategi, tentunya ini menguntungkan kepada kami. Artinya, menguntungkan itu ini adalah bentuk dukungan dari masyarakat kepada kami," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).
