Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa orang dekat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Ia diperiksa terkait dugaan korupsi penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama.
Gus Alex merupakan mantan Staf Khusus Yaqut saat menjadi Menteri Agama. Ia diperiksa pada Selasa (26/8/2025).
“Hari ini sudah ada pemanggilan dan hadir. Betul (Gus Alex diperiksa),” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025).
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
KPK Periksa Orang Dekat Eks Menag Yaqut, Gus Alex

Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz usai menjadi pembicara dalam Bimtek PPIH 2024 di Jakarta, Kamis (21/3/2024). Dokumentasi Kemenag
1. Gus Alex irit bicara
Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz usai menjadi pembicara dalam Bimtek PPIH 2024 di Jakarta, Kamis (21/3/2024). Dokumentasi Kemenag
Gus Alex baru selesai diperiksa penyidik KPK. Usai diperiksa, Alex irit bicara.
"Ke penyidik saja," ujarnya.
2. KPK sudah terbitkan SPRINDIK, belum ada tersangka
Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Diketahui, KPK telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (SPRINDIK) umum setelah melakukan gelar perkara pada Jumat, 8 Agustus 2025. Meski sudah memulai penyidikan, belum ada sosok yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Adapun pasal yang dikenakan adalah Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU no 20/2021 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
3. Kerugian negara lebih dari Rp1 triliun
Ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)
Berdasarkan perhitungan sementara internal KPK, diduga kasus ini merugikan negara Rp1 triliun. Namun, hitungan ini belum melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan.
Curated For You
- KPK Sita Ponsel Eks Menag Yaqut Terkait Kasus Korupsi Haji 15 Aug 2025, 20:54 WIB
- Rumah Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Digeledah KPK15 Aug 2025, 18:40 WIB
- Geledah Kemenag, KPK Sita Bukti Terkait Kasus Haji Era Yaqut13 Aug 2025, 22:03 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Prabowo Siap Hadapi El Nino Panjang, Gagal Panen Bisa Bertahan 10 Bulan17 Sep 2026, 00:18 WIB
Trump Berencana Kirim Bom 2.000 Pon ke Israel Senilai Rp49 Triliun16 Sep 2026, 23:58 WIB
Kualitas Udara 5 Wilayah Singapura Memburuk ke Level Tidak Sehat16 Sep 2026, 23:49 WIB
China Kucurkan Subsidi Pengasuhan Anak, Perluas Jasa Penitipan16 Sep 2026, 23:44 WIB
Gedung Runtuh di Gaza Tewaskan 14 Warga, 100 Orang Masih Terjebak16 Sep 2026, 23:32 WIB
Kasus Bunuh Diri Siswa di Korsel Melonjak 65 Persen dalam 5 Tahun16 Sep 2026, 23:29 WIB
Dua Kali Mangkir, Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Ditahan16 Sep 2026, 23:21 WIB
Tambang Emas di Sudan Runtuh, Puluhan Penambang Tradisional Tewas16 Sep 2026, 23:17 WIB
Jokowi Beri Bantuan dan Kunjungi Warga Terdampak Gempa Pulau Palue16 Sep 2026, 23:16 WIB
Banjir Nepal: Hampir Tiga Pekan, 55 WN Malaysia Belum Dapat Dihubungi16 Sep 2026, 23:11 WIB
Bukan Cuma Summarecon, KPK Duga Banyak Pihak Swasta Terkait Kasus ATR/BPN16 Sep 2026, 22:50 WIB
Katadata Siapkan Indeks ESG Baru untuk Pertimbangan Investor16 Sep 2026, 22:45 WIB
KPK Bakal Bongkar Alur Perintah di Balik Suap HGB Summarecon16 Sep 2026, 22:43 WIB
Saat Kebutuhan Listrik Naik, Seberapa Siap Sistem Energi?16 Sep 2026, 22:34 WIB
Baznas-Kemenag Salurkan Rp17,5 M Program Pesantren Nyaman Belajar16 Sep 2026, 22:19 WIB
Pasar Keuangan Berubah, Mana yang Jadi Perhatian Trader?16 Sep 2026, 22:19 WIB
Koalisi Prabowo Mulai Konsolidasi RUU Pemilu Tanpa PDIP16 Sep 2026, 22:15 WIB
WN China Tombak dan Makan Penyu di Raja Ampat Ditangkap di Makassar16 Sep 2026, 22:10 WIB
DPRD Jabar Kritik Pendapatan Daerah: PKB Seret, BUMD Belum Optimal16 Sep 2026, 21:52 WIB
Prabowo Minta Pelaku Karhutla Dijerat Terorisme Ekologi16 Sep 2026, 21:51 WIB