Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dua rumah di kawasan Jakarta Selatan senilai total Rp6,5 miliar. Rumah itu disita terkait dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan haji di Kementerian Agama.
"Bahwa pada 8 September 2025, Penyidik KPK telah melakukan penyitaan terhadap dua rumah yang berlokasi di Jakarta Selatan, dengan total nilai kurang lebih sebesar Rp6,5 miliar," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Selasa (9/9/2025).
Budi menjelaskan, rumah itu disita dari ASN Kementerian Agama. Diduga rumah itu dibeli dari hasil korupsi.
"Rumah disita dari salah satu pegawai Kementerian Agama (ASN pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh), yang dibeli pada tahun 2024 secara tunai, dan diduga berasal dari fee jual-beli Kuota Haji Indonesia," jelasnya.
Diketahui, KPK telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (SPRINDIK) umum setelah melakukan gelar perkara pada Jumat, 8 Agustus 2025. Meski sudah memulai penyidikan, belum ada sosok yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Adapun pasal yang dikenakan adalah Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU no 20/2021 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Berdasarkan perhitungan sementara internal KPK, diduga kasus ini merugikan negara Rp1 triliun. Namun, hitungan ini belum melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
KPK Sita 2 Rumah di Jaksel Senilai Rp6,5 M Terkait Kasus Haji
Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK Terkait Kasus Haji Era Yaqut09 Sep 2025, 11:47 WIB
- Usai Dilantik Jadi Menteri Haji, Irfan Yusuf Langsung Terbang ke Saudi08 Sep 2025, 18:20 WIB
- Dugaan Korupsi Haji, KPK Periksa Wasekjen GP Ansor Syarif Hamzah04 Sep 2025, 14:43 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
BMKG Prakirakan Wilayah Serang 5 November Turun Hujan Ringan05 Nov 2026, 08:19 WIB
Sidang Jokowi di PN Jaktim Digelar 2 Sesi, Ini Jadwalnya05 Nov 2026, 08:14 WIB
Sidang Jokowi di PN Jaktim Pagi Ini, Dijaga 6.770 Polisi dan TNI05 Nov 2026, 08:14 WIB
Pendukung Jokowi Mulai Padati PN Jaktim, Bawa Spanduk-Mobil Komando05 Nov 2026, 08:12 WIB
30 SMA/MA di NTB yang Tercatat Berakreditasi A05 Nov 2026, 08:06 WIB
Prediksi Harga Emas Antam dan Perhiasan Lampung 5 November 202605 Nov 2026, 08:03 WIB
Wilayah Tangerang Raya 5 November Diprakirakan Hujan Ringan 05 Nov 2026, 08:00 WIB
Sri Sultan Kritisi Rencana Perluasan Objek Pajak, Jangan Seperti VOC 05 Nov 2026, 07:55 WIB
Yaman Tuduh IRGC dan Hizbullah Bantu Houthi Serang Wilayahnya05 Nov 2026, 07:53 WIB
Hasil Pemilu Sela AS: Partai Demokrat Rebut Kongres AS dari Republik!05 Nov 2026, 07:30 WIB
Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini Kamis 5 November 2026, Cek Lengkap!05 Nov 2026, 07:18 WIB
Prakiraan Cuaca Solo Raya Hari Ini 5 November, Berawan Potensi Hujan05 Nov 2026, 07:11 WIB
Kondisi Perairan Lampung 5 November 2026: Cek Tinggi Gelombang05 Nov 2026, 07:02 WIB
LBH: Penyadapan Ilegal Alarm Bahaya Politisasi Polri, Harus Reformasi Total05 Nov 2026, 07:00 WIB
Gelagat Gugup di Bandara Silangit Bongkar Sabu 1 Kg Berbalut Selimut05 Nov 2026, 06:05 WIB
Prakiraan Cuaca Lampung 5 November 2026, Waspada Hujan Petir05 Nov 2026, 06:01 WIB
Cuaca Semarang Kamis: Cerah Super Terik 36°C, Terasa Kayak 40°C!05 Nov 2026, 06:00 WIB
Puluhan Negara Imbau Warganya Siapkan Stok Darurat, Pakar Ingatkan Indonesia05 Nov 2026, 06:00 WIB
Jokowi Akan Hadiri Sidang, Jalan Dr Soemarno Jaktim Ditutup Mulai Pukul 06.0005 Nov 2026, 05:30 WIB
Puting Beliung Terjang Waduk Pondok Ngawi, Mobil, Motor Tertimpa Pohon05 Nov 2026, 05:14 WIB