Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kronologi 2 Warga Sumsel Diduga Kabur dari Rombongan Travel di Korsel
2 peserta HQ Semesta Tour & Travel ke Korea Selatan yang diduga kabur dari rombongan (dok.IDN Times/Istimewa)
  • Monica Yolanda dan Marsyah Olifia Rigina diduga meninggalkan rombongan perjalanan di Korea Selatan setelah meminta izin keluar dan keluar dari grup WhatsApp.

  • Keduanya tidak ikut kembali ke Indonesia pada 23 September 2026 dan disebut telah overstay sejak 2 Oktober 2026.

  • HQ Semesta Tour & Travel menyiapkan pelaporan ke Imigrasi Korea Selatan serta penyelesaian kerugian sesuai ketentuan hukum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
17 September 2026

Monica Yolanda dan Marsyah Olifia Rigina tiba di Korea Selatan bersama rombongan dengan Visa Group.

esok hari

Kedua peserta masih mengikuti rangkaian perjalanan bersama rombongan.

19 September 2026

Keduanya meminta izin keluar. Mereka juga keluar dari grup WhatsApp tanpa memberikan penjelasan.

Sabtu (10/10/2026)

Rathy menyampaikan bahwa timnya tidak dapat menghubungi nomor WhatsApp kedua peserta dan telah menghubungi keluarga mereka di Indonesia.

23 September 2026

Rombongan dijadwalkan kembali ke Indonesia, tetapi kedua peserta tidak ikut serta.

sejak 2 Oktober 2026

Kedua peserta disebut telah melewati batas izin tinggal karena visa perjalanan mereka berlaku 15 hari.

Saat ini

HQ Semesta Tour & Travel tengah mempersiapkan proses pelaporan ke Imigrasi Korea Selatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dua peserta perjalanan diduga kabur dari rombongan dan tidak ikut kembali ke Indonesia.
  • Who?
    Monica Yolanda dan Marsyah Olifia Rigina, warga Empat Lawang, Sumatra Selatan.
  • Where?
    Korea Selatan.
  • When?
    Keduanya tiba pada 17 September 2026, meminta izin keluar pada 19 September 2026, dan tidak ikut pulang pada 23 September 2026.
  • Why?
    Alasan keduanya meninggalkan rombongan masih belum diketahui.
  • How?
    Keduanya meminta izin keluar, keluar dari grup WhatsApp, tidak dapat dihubungi, dan tidak ikut kembali bersama rombongan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Monica dan Marsyah pergi dari rombongan saat liburan di Korea Selatan. Mereka keluar dari grup WhatsApp dan tidak pulang bersama rombongan ke Indonesia. Sekarang, mereka disebut masih berada di Korea Selatan dan sudah melewati waktu izin tinggal. Agen perjalanan sedang menyiapkan laporan ke Imigrasi Korea Selatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

HQ Semesta Tour & Travel menyatakan akan mengutamakan penyelesaian yang baik dan sesuai ketentuan hukum. Langkah menyiapkan pelaporan ke Imigrasi Korea Selatan juga diarahkan untuk memastikan kondisi serta keberadaan kedua peserta, sekaligus mengoordinasikan proses kepulangan dan penyelesaian pertanggungjawaban.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemilik agen perjalanan HQ Semesta Tour & Travel, Rathy, membagikan cerita di Threads mengenai dua peserta perjalanan ke Korea Selatan yang diduga kabur dari rombongan.

Kedua sosok itu ialah Monica Yolanda dan Marsyah Olifia Rigina. Keduanya merupakan warga Empat Lawang, Sumatra Selatan. Kepada IDN Times, Rathy bercerita kronologi kedua orang tersebut menghilang.

1. Mereka yang kabur telah overstay di Korea Selatan

ilustrasi bendera Korea Selatan (pexels.com/byunghyun lee)

Rathy mengungkapkan, rombongan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 23 September 2026. Namun, kedua perempuan itu tak ikut kembali ke Indonesia. Menurutnya, kedua peserta itu saat ini sudah overstay di Korea Selatan.

"Visa perjalanan yang mereka miliki cuma 15 hari. Hingga saat ini, kami belum memperoleh konfirmasi bahwa keduanya sudah kembali ke Indonesia, sehingga telah melewati batas izin tinggal yang diberikan sejak 2 Oktober 2026," kata Rathy.

2. Kaburnya dua peserta tur berdampak luas

ilustrasi imigran (freepik.com/freepik

Kaburnya dua peserta perjalanan itu berdampak luas. Rathy mengaku dikenakan denda pihak penyedia visa.

"Selain itu, proses pengajuan visa group untuk keberangkatan berikutnya juga mengalami kendala," kata Rathy.

Rathy menjelaskan, provider visa tidak dapat memproses pengajuan visa group untuk keberangkatan berikutnya. Sejumlah vendor memperketat persyaratan.

"Bahkan, beberapa peserta yang tidak terlibat akhirnya membatalkan perjalanan akibat perubahan ketentuan tersebut," ujarnya.

3. Bakal lapor ke Imigrasi Korea Selatan

Ilustrasi Gambar Bendera Korea Selatan (unsplash.com/Daniel Bernard)

Saat ini HQ Semesta Tour & Travel tengah mempersiapkan proses pelaporan ke Imigrasi Korea Selatan. Apabila ditemukan, Rathy ingin memastikan kondisi dan keberadaan mereka.

"Kemudian, berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai proses kepulangan," katanya.

Rathy juga menyinggung kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian ini. Menurutnya, hal itu perlu pertanggungjawaban.

"Terkait kerugian yang ditimbulkan, tentu persoalan pertanggungjawaban juga perlu diselesaikan. Namun, kami ingin mengutamakan penyelesaian yang baik dan sesuai ketentuan hukum. Kami tidak ingin situasi ini semakin berlarut-larut atau justru menimbulkan permasalahan yang lebih besar bagi kedua peserta maupun pihak lainnya," ujar Rathy.

Curated For You

Editorial Team

Related Article