Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KSAD Pastikan Hak Prajurit TNI yang Gugur Sampai ke Keluarga
Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon tiba di Bandara Soetta (dok. Sekretariat Presiden)
  • KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan seluruh hak prajurit TNI yang gugur di Lebanon disalurkan ke keluarga, termasuk santunan, kenaikan pangkat anumerta, dan penghargaan dari PBB.
  • Tiga prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon, sementara delapan lainnya mengalami luka ringan hingga berat selama menjalankan tugas internasional tersebut.
  • TNI dan Kementerian Pertahanan terus memantau kondisi pasukan di Lebanon serta menegaskan rasa kehilangan mendalam atas gugurnya para prajurit terbaik yang terpilih melalui seleksi ketat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
sebelumnya

Tiga prajurit TNI gugur saat menjalankan misi pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Selain itu, delapan prajurit lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

4 April 2026

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan duka cita dan memastikan hak-hak para prajurit yang gugur akan disalurkan kepada keluarga. Ia juga menegaskan bahwa TNI dan Kementerian Pertahanan terus memantau kondisi prajurit di Lebanon.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kepala Staf Angkatan Darat memastikan seluruh hak prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon disalurkan kepada keluarga, termasuk santunan, kenaikan pangkat anumerta, dan penghargaan internasional.
  • Who?
    Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan kepastian tersebut terkait tiga prajurit yang gugur: Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan Jenderal Maruli di Bandara Soekarno Hatta, sementara peristiwa gugurnya prajurit terjadi di wilayah operasi UNIFIL, Lebanon.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Sabtu, 4 April 2026, setelah laporan mengenai tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon diterima oleh pihak TNI.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan untuk menjamin hak-hak para prajurit yang telah gugur terpenuhi sepenuhnya sebagai bentuk tanggung jawab negara dan penghormatan atas pengabdian mereka dalam misi perdamaian.
  • How?
    Pihak TNI menyalurkan hak melalui mekanisme internal serta dukungan dari pemerintah dan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tiga tentara Indonesia meninggal di Lebanon waktu kerja jaga damai. Namanya Pak Zulmi, Pak Nur, dan Pak Farizal. Kepala tentara besar namanya Pak Maruli bilang keluarga mereka akan dapat uang dan penghargaan. Negara dan PBB juga bantu kasih haknya. Sekarang tentara lain di sana masih dijaga dan dipantau supaya aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menunjukkan komitmen kuat negara dalam menghargai pengabdian prajurit yang gugur di Lebanon. Dengan memastikan seluruh hak, penghargaan, dan santunan sampai kepada keluarga, TNI menegaskan nilai kemanusiaan dan tanggung jawab institusionalnya, sekaligus memperlihatkan kepedulian berkelanjutan terhadap kesejahteraan para prajurit dan keluarganya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan hak-hak dari para prajurit TNI yang gugur di Lebanon sampai ke keluarga, baik itu oleh internal TNI, negara, maupun PBB.

Hak-hak itu bermacam-macam bentuknya, mulai dari kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang anumerta, penghargaan Medal Dag Hammarskjold, hingga santunan untuk anak-anak prajurit yang gugur tersebut.

Mayor Inf. Zulmi Aditya Iskandar mendapat santunan senilai Rp1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ichwan Rp1.846.309.049, dan Kopda Farizal Rhomadhon Rp1.854.075.205 seperti yang telah dijelaskan Panglima TNI.

"Saya kira itu sudah pasti yang secara rutin dari internal kami juga ada, saya yakin dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) juga ada," kata Maruli kepada awak media di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (4/4/2026).

1. TNI kehilangan putra-putra terbaik

Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Maruli mengatakan, rasa duka mendalam dirasakan oleh TNI Angkatan Darat, apalagi keberangkatan ketiganya untuk bertugas sebagai pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon merupakan hasil pemilihan yang ketat.

"Tapi yang untuk tiga orang ini, kami sangat kehilangan. Beliau-beliau ini adalah putra-putra terbaik kami yang memang kami pilih dulu untuk berangkat penugasan peacekeeping," kata Maruli.

2. Negara akan terus pantau kondisi prajurit TNI di Lebanon

Jenazah 3 anggota TNI pasukan perdamaian UNIFIL di Bandara Soetta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Meski belum mengetahui dengan detail, Maruli memastikan Markas Besar TNI hingga Kementerian Pertahanan terus memantau situasi dan kondisi terkini prajurit yang bertugas di Lebanon, terutama yang dikabarkan terluka.

"Kami dapat informasi hanya identitas tertentu (prajurit TNI) dalam kondisi sakit, nanti saya coba detailkan lagi," kata Maruli.

3. Tiga prajurit TNI gugur di Lebanon

Isak tangis pecah saat jenazah 3 TNI yang gugur di Lebanon tiba di Bandara Soetta (dok. Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, tiga prajurit TNI gugur saat menjalankan misi pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Selain itu, ada juga beberapa prajurit TNI yang mengalami luka ringan hingga berat.

Tiga prajurit TNI yang gugur tersebut yakni Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Jika ditotal, sudah ada tiga korban jiwa dan delapan prajurit yang luka ringan hingga berat di Lebanon.

Editorial Team