Menlu Sebut 3 Prajurit TNI Ada yang Terluka Lagi di Lebanon

- Menlu Sugiono melaporkan tiga prajurit TNI kembali terluka saat bertugas di Lebanon sebagai bagian dari pasukan perdamaian PBB UNIFIL.
- PBB melalui UNIFIL masih melakukan investigasi mendalam terkait insiden yang menyebabkan luka dan gugurnya prajurit TNI di lokasi tersebut.
- Pemerintah menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga prajurit dan mencatat total delapan personel TNI mengalami luka akibat situasi keamanan yang memanas di Lebanon.
Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, menerima laporan terbaru tentang para prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Dia menyebut, ada tiga prajurit lagi yang terluka.
"Tadi malam juga saya menerima laporan bahwa ada tiga prajurit TNI yang terluka, yang juga penyebabnya seperti halnya dari dua insiden yang sebelumnya terjadi," kata Sugiono dalam wawancara di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (4/4/2026).
1. Tengah ditelusuri oleh PBB

Sugiono menyebut, saat ini pihak berwenang dari PBB masih menelusuri secara mendalam terkait adanya prajurit TNI yang terluka. Termasuk, menyelidiki soal gugurnya tiga prajurit TNI di lokasi yang sama.
"Itu masih diinvestigasi oleh UNIFIL," kata Sugiono.
2. Turut berduka atas prajurit yang gugur

Sugiono mengatakan, pemerintah turut berduka cita atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tugas di Lebanon. Dia mendoakan agar arwah para kusuma bangsa ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Tentu saja, kita semua mengucapkan dukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan dan berdoa semoga para kusuma bangsa ini arwahnya diterima di sisi Tuhan," kata Sugiono.
3. Menambah korban prajurit TNI yang tugas di UNIFIL

Adanya tiga prajurit TNI yang terluka ini menambah daftar personel TNI yang terdampak akibat memanasnya situasi keamanan di Lebanon. Sebelumnya, tiga prajurit TNI sudah gugur.
Tiga prajurit TNI yang gugur tersebut yakni Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.
Jika ditotal, sudah ada tiga korban jiwa dan delapan prajurit yang luka ringan hingga berat di Lebanon.



















