Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Meski menjadi modal besar bagi suara partai berlambang pohon beringin tersebut, namun yang perlu menjadi catatan, lagu ini viral di saat Pemilu 2029 yang masih jauh. Masih ada tiga tahun ke depan untuk menguji apakah lagu ini masih relevan di telinga publik.
"Dan ini saya kira ini adalah modal politik yang luar biasa, tinggal diuji apakah dalam kurun waktu tiga tahun ini, nyanyian lagu MBG ini bisa mengalahkan lagu-lagu yang lain," tutur Adi.
Sementara saat ditanya soal lagu Mas Bahlil Ganteng, Ketua DPD DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar memilih menjawab diplomatis. Ia mengapresiasi viralnya lagu tersebut. Namun menurutnya yang lebih penting adalah bagaimana Bahlil menjalankan tugas yang diberikan Presiden RI, Prabowo Subianto. Salah satu yang saat ini fokus dikerjakan ialah bagaimana menjaga harga BBM agar tidak naik
"Untuk kita sekarang ini, salah satu spotlight dan salah satu Menteri yang melaksanakan tugasnya, apa yang diberikan dan juga dimandatkan oleh Bapak Presiden dan oleh masyarakat, bagaimana Pak Bahlil, ketum kita ini bisa melaksanakan tugas yang baik, salah satunya mengendalikan harga BBM. Sekarang ini menjadi tantangan bukan hanya Indonesia tapi dunia. Buat kami, apapun yang memang pada saat menjadi trending topik terutama yang positifnya, itu kami harus apresiasi," imbuh dia.