Perkuat Militer, Nigeria Rekrut 28 Ribu Prajurit Baru

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Nigeria berencana memperluas struktur Angkatan Darat dari 8 menjadi 12 divisi untuk memperkuat pertahanan nasional. Kebijakan yang disetujui Presiden Bola Tinubu ini resmi diumumkan pada Jumat (24/7/2026).
Selain membentuk divisi baru, pemerintah akan merekrut puluhan ribu personel dan memodernisasi peralatan militer. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kemampuan militer dalam mengatasi berbagai gangguan keamanan di dalam negeri.
1. Pembentukan empat divisi baru di wilayah strategis
Pemerintah akan mendirikan empat divisi baru yang bermarkas di Makurdi, Ilorin, Jalingo, dan Benin City. Penambahan ini membuat jumlah divisi Angkatan Darat Nigeria meningkat dari 8 menjadi 12.
"Kehadiran divisi di empat wilayah ini akan mempermudah rantai komando dan mempercepat pengambilan keputusan di lapangan," ujar Penasihat Khusus Presiden Bidang Informasi dan Strategi, Bayo Onanuga, dikutip dari TVC News.
Pemerintah menegaskan bahwa penempatan divisi di lokasi strategis bertujuan untuk mempercepat respons terhadap ancaman keamanan dan memperkuat koordinasi operasi militer.
2. Tahapan pelaksanaan restrukturisasi Angkatan Darat
Perluasan struktur militer ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga akhir 2026. Tahap awal berfokus pada pembentukan divisi baru dan penataan ulang organisasi yang sudah ada.
"Kebijakan ini menunjukkan komitmen Presiden untuk melengkapi angkatan bersenjata agar siap menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang," kata Bayo Onanuga.
Tahap pertama ditargetkan rampung pada September 2026. Sementara itu, tahap kedua dijadwalkan selesai pada Desember 2026 dengan meresmikan Divisi 83 yang bermarkas di Benin City.
3. Perekrutan 28 ribu prajurit dan modernisasi alutsista
Guna memenuhi kebutuhan tiap divisi, pemerintah menyetujui perekrutan sekitar 28 ribu prajurit baru.
"Presiden mengapresiasi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Waidi Ibrahim Shuaibu beserta seluruh prajurit atas dedikasi dan profesionalisme mereka," kata Bayo Onanuga.
Pemerintah juga meningkatkan investasi untuk memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan fasilitas militer. Selain pembaruan peralatan tempur, program ini mencakup peningkatan kesejahteraan prajurit guna mendukung kesiapan operasional di berbagai wilayah Nigeria.




















