Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
LPDP Dukung 1.000 Beasiswa PPDS, Pemda Diajak Patungan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Kemdiktisaintek dan LPDP membahas skema pendanaan bersama untuk mendukung target 1.000 beasiswa PPDS.
  • LPDP saat ini mendukung sekitar 600–750 penerima, sementara pemda dan perguruan tinggi swasta didorong ikut mendanai.
  • Penerima beasiswa diharapkan ditempatkan kembali di wilayah yang membutuhkan dokter spesialis setelah menyelesaikan pendidikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (18/9/2026)

Brian Yuliarto menyampaikan pentingnya penguatan riset dan pengembangan talenta. Kemdiktisaintek membahas skema pendanaan bersama dengan LPDP untuk mendukung target 1.000 beasiswa PPDS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kemdiktisaintek dan LPDP membahas dukungan untuk target 1.000 beasiswa PPDS melalui skema pendanaan bersama.
  • Who?
    Kemdiktisaintek, LPDP, pemerintah daerah, perguruan tinggi swasta, Brian Yuliarto, dan Yon Arsal.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Jumat (18/9/2026).
  • Why?
    Untuk mendukung target 1.000 beasiswa PPDS dan ketersediaan dokter spesialis di wilayah yang membutuhkan.
  • How?
    Melalui skema pendanaan bersama yang melibatkan LPDP, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi swasta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

LPDP membantu beasiswa untuk dokter spesialis. Kemdiktisaintek juga mengajak pemerintah daerah dan kampus swasta ikut memberi dana. Targetnya ada 1.000 penerima beasiswa PPDS. Sekarang LPDP mendukung sekitar 600 sampai 750 orang. Setelah sekolah selesai, penerima diharapkan kembali ke daerah yang membutuhkan dokter spesialis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Skema pendanaan bersama memberi ruang bagi pemerintah daerah dan perguruan tinggi swasta untuk mendukung target beasiswa PPDS. Penekanan pada penempatan penerima setelah pendidikan juga mengaitkan dukungan pendanaan dengan kebutuhan dokter spesialis di berbagai wilayah yang membutuhkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong pemerintah daerah dan perguruan tinggi swasta ikut mendanai beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) melalui skema pendanaan bersama. Langkah ini dibahas bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mendukung target 1.000 beasiswa PPDS.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan penguatan riset dan pengembangan talenta perlu didorong bersama.

“Penguatan riset dan pengembangan talenta perlu kita dorong bersama, agar investasi pendidikan dan penelitian dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi pengembangan kapasitas Indonesia,” ujar Brian, dikutip dari siaran pers Kemdiktisaintek, Jumat (18/9/2026).

1. Pemda dan PTS didorong ikut danai PPDS

ilustrasi LPDP (lpdp.kemenkeu.go.id)

LPDP saat ini memberikan dukungan sekitar 600-750 penerima sebagai bagian dari target keseluruhan 1.000 beasiswa PPDS. Kemdiktisaintek mendorong pemenuhan target tersebut melibatkan pemerintah daerah dan perguruan tinggi swasta melalui skema pendanaan bersama.

2. Penerima beasiswa diharapkan kembali ke wilayah yang membutuhkan

Ilustrasi Beasiswa. (Pexels.com/Gül Işık)

Kemdiktisaintek juga menekankan pentingnya komitmen penempatan penerima beasiswa setelah menyelesaikan pendidikan. Skema ini diarahkan untuk mendukung ketersediaan dokter spesialis di berbagai wilayah yang membutuhkan, termasuk melalui dukungan pemerintah daerah.

Skema tersebut diarahkan untuk mendukung ketersediaan dokter spesialis di berbagai wilayah yang membutuhkan, termasuk melalui dukungan pemerintah daerah.

3. LPDP dukung riset bersama Kemdiktisaintek

ilustrasi beasiswa (IDN Times/Aditya Pratama)

Pertemuan Brian dengan Plt. Direktur Utama LPDP Yon Arsal turut membahas pendanaan riset dan kerja sama internasional, termasuk penjajakan kolaborasi dengan MIT dan Imperial College London. Kemdiktisaintek juga berkoordinasi dengan BRIN untuk mendorong peningkatan anggaran penelitian hingga 2029.

"Kami siap mendukung Kemdiktisaintek, dan kami secara rutin sudah berdiskusi dengan direktorat terkait mengenai pembahasan ini,” ujar Yon.

Editorial Team

Related Article