Bekasi, IDN Times - Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Bekasi berpeluang mendapatkan pelatihan kerja selama delapan bulan di China, untuk dipersiapkan menjadi tenaga kerja di fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bantargebang.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan tenaga kerja lokal agar dapat terlibat dalam proyek strategis yang dibangun di wilayahnya.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, dirinya mulai memetakan calon tenaga kerja dari sejumlah SMK di Kota Bekasi. Pihaknya juga telah mendatangi tiga sekolah, yakni SMK Karya Guna 1 Duren Jaya, Bekasi Timur; SMKN 5 Teluk Pucung, Bekasi Utara; dan SMK Patriot 1 Harapan Mulya, Medan Satria.
“Kalau ada proyek strategis yang hadir di Kota Bekasi, anak-anak Bekasi harus punya kesempatan untuk ikut mengambil peran. Kita tidak ingin proyeknya ada di sini, tetapi tenaga kerjanya justru seluruhnya datang dari luar,” kata Tri, Selasa (6/10/2026).
