Bogor, IDN Times - Populasi Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) di seluruh dunia kini berada di "garis merah" dengan estimasi tersisa hanya sekitar 400 ekor.
Hal tersebut diungkapkan Vice President Life Science Taman Safari Indonesia (TSI), drh. Bongot Huaso Mulia, dalam pemaparan terkait kondisi Harimau Sumatra di Kawasan Penangkaran Taman Safari Indonesia di Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2026).
Krisis populasi ini diperberat oleh karakter biologis Harimau endemik nusantara di kawqsan konservasi tersebut yang memiliki tingkat kesuburan rendah dan sangat selektif dalam memilih pasangan, sehingga upaya penangkaran di luar habitat asli menghadapi tantangan berlapis.
"Mereka punya kesulitan dalam mereproduksi secara alami memiliki tingkat reproduksi yang lebih sulit, kemudian mereka pemilih juga antara jantan dan betinanya. Perkiraan (di seluruh dunia) ada sekitar 400 ekor, iya garis merah," ungkapnya.
