Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Marak Begal, TNI dan Polri Perketat Patroli di Jakarta
Pangdam Jaya Mayjen Deddy Suryadi (IDN Times/Aryodamar)
  • Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan keamanan warga jadi prioritas utama di tengah meningkatnya aksi begal di Jakarta.
  • TNI dan Polri memperketat patroli gabungan serta menindak tegas pelaku kriminal sesuai hukum untuk menjaga ketertiban ibu kota.
  • Deddy mengajak masyarakat aktif menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan mendukung sinergi humanis antara TNI, Polri, dan warga demi keamanan bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Jakarta banyak orang takut karena ada begal yang jahat. Pak Tentara dan Pak Polisi kerja bareng supaya semua orang aman. Mereka keliling malam-malam buat jaga kota. Kata Pak Deddy, kalau ada orang nakal akan ditangkap. Warga juga diajak bantu jaga lingkungan dan lapor kalau lihat hal berbahaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah tegas TNI dan Polri dalam memperketat patroli di Jakarta menunjukkan komitmen kuat negara untuk melindungi warganya. Penekanan pada penegakan hukum yang terukur, disertai ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan, mencerminkan upaya kolaboratif yang seimbang antara ketegasan dan pendekatan humanis demi terciptanya rasa aman bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pangdam Jaya/Jayakarta Letnan Jenderal (Letjen) TNI Deddy Suryadi menegaskan, keamanan masyarakat adalah prioritas utama di tengah maraknya kejadian begal di Ibu Kota.

"Kami memahami keresahan warga terhadap maraknya aksi begal, karena tindakan tersebut tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat," ucap Deddy dalam keterangan, Minggu (24/5/2026).

1. TNI dan Polri tidak akan diam

Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi (IDN Times/Amir Faisol)

Dia menegaskan, TNI bersama Polri tidak akan tinggal diam, akan bertindak tegas kepada pelaku kriminal sesuai hukum yang berlaku.

"TNI Polri tidak akan tinggal diam. Kami terus meningkatkan patroli, pengamanan gabungan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, serta penindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kriminal oleh Polri sesuai hukum yang berlaku," katanya.

2. Ajak warga jaga lingkungan

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka begal di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (19/5/2026). Keduanya adalah JF dan AS. (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Deddy mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan.

"Kami ingin masyarakat merasa aman dalam beraktivitas, terutama pada malam hari maupun di wilayah yang dianggap rawan. Negara harus hadir untuk melindungi rakyatnya. Karena itu, setiap pelaku yang mengancam keselamatan masyarakat akan kami tindak secara tegas dan terukur," ucapnya.

3. Kedepankan pendekatan humanis

Ilustrasi begal. (IDN Times/Mardya Shakti)

Di saat yang sama, Deddy akan tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi agar keamanan tetap terpelihara tanpa menimbulkan keresahan baru.

"Sinergi antara TNI Polri dan masyarakat menjadi kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif," ucapnya.

Editorial Team