Jakarta, IDN Times - Memoar aktris dan juga penyanyi Aurelie Moeremans jadi perhatian belakangan ini. Memoar berjudul "Broken Strings" menceritakan kisahnya sebagai penyintas child grooming dan korban kekerasan dalam hubungan sejak berusia 15 tahun atau masih anak-anak.
Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dian Sasmita, semua anak bisa jadi korban grooming karena kondisinya.
"Baik psikis, emosi, mental, fisik yang masih rentan. Kita perlu pahami, anak ini individu yang masih membutuhkan dukungan orang dewasa di sekitarnya bisa orang tua, pendidik, dan sebagainya," kata Dian kepada IDN Times, Selasa (20/1/2026).
