Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
-
Para relawan berbagi makanan dengan masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (9/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Intinya sih...

  • Kehadiran Mendikdasmen memberikan semangat dan komitmen pemerintah dalam pemulihan pendidikan di daerah terdampak bencana.

  • Sebanyak 394 sekolah terdampak banjir bandang dan longsor, dengan 47 rusak ringan, 269 rusak sedang, dan 78 rusak berat.

  • 540 orang meninggal di Aceh, 31 hilang, dan 233.003 mengungsi akibat bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, akan menjadi pembina upacara pada hari pertama masuk sekolah di daerah terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

"Insyaallah Pak Menteri akan hadir dan menjadi pembina upacara di SMA 4 Kejuruan Aceh Tamiang, Senin (5 Januari 2026)," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin di Banda Aceh, dilansir Antara Sabtu (3/1/2026).

1. Kehadiran Mendikdasmen untuk memberikan semangat

Suasana usai bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang (IDN Times/Uni Lubis)

Murthalamuddin menjelaskan kehadiran Mendikdasmen untuk memberikan semangat, dan wujud komitmen pemerintah dalam menjamin kelangsungan pendidikan di daerah terdampak bencana.

Murthalamuddin menyebut pihaknya memberikan apresiasi kepada Mendikdasmen, yang hadir langsung pada hari pertama masuk sekolah ke daerah terdampak bencana paling parah di Sumatra.

"Kita berharap dengan kehadiran Pak Menteri dapat mempercepat pemulihan dan pembangunan berbagai fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana," kata dia yang juga Juru bicara Pos Komando (Posko) Penanganan Banjir dan Longsor Aceh.

2. Sebanyak 394 sekolah terdampak banjir bandang dan longsor

SMP Negeri 1 Kejuruan Muda di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang terdampak banjir. (IDN Times/Prayugo Utomo)

Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Aceh yang rusak parah akibat banjir bandang dan longsor di Aceh pada 26 November 2025.

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang menyebutkan total sekolah di daerah itu 459 unit, terdiri dari 394 terdampak banjir bandang dan longsor, serta 65 unit tidak terdampak.

Murthalamuddin merinci dari 394 sekolah terdampak itu, terdiri atas 47 unit rusak ringan, 269 unit rusak sedang, dan 78 unit rusak berat.

3. Sebanyak 540 orang meninggal di Aceh, 31 hilang, dan 233.003 mengungsi

Potret udara kondisi Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (9/12/2025). Kuala Simpang menjadi salah satu daerah terparah terdampak banjir bandang pada Rabu (26/11/2025) lalu. (IDN Times/Prayugo Utomo)

Hingga Sabtu (3/1/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 1.167 orang meninggal dunia akibat bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Sedangkan, korban hilang 165 orang, dan 257.780 orang mengungsi.

Korban terbanyak berasal dari Aceh dengan 540 korban jiwa, 31 hilang, dan 233.003 mengungsi. Sumatra Utara 365 orang meninggal, 60 orang hilang, dan 13.926 orang mengungsi. Sementara, Sumatra Barat 262 orang meninggal, 74 hilang, dan 10.851 lainnya mengungsi.

Editorial Team