Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan kepala staf menghadiri rapat kerja dengan komisi I DPR. (IDN Times/Amir Faisol)

Intinya sih...

  • Menteri Pertahanan dan Panglima TNI menggelar rapat kerja dengan Komisi I DPR RI secara tertutup.

  • Rapat membahas capaian program kerja Menhan, Panglima TNI, tiga kepala staf, dan program kerja Kementerian Pertahanan tahun 2026.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan tiga kepala staf mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI pada Senin (26/1/2026). Namun, rapat kerja perdana pada tahun 2026 itu diadakan secara tertutup. Dalam agenda tersebut, para pejabat tinggi itu membahas capaian program kerja Menhan, Panglima TNI, dan tiga kepala staf serta program kerja Kementerian Pertahanan pada tahun 2026.

Keputusan untuk mengadakan rapat tertutup itu disampaikan oleh Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto. Dia mengatakan, rapat tersebut dihadiri 29 anggota Komisi I DPR.

"Berdasarkan catatan, sudah delapan fraksi, full fraksi hadir semua dengan 29 anggota. Ibu, bapak, saya mohon persetujuan karena sifat rapatnya sangat penting dan strategis yang juga bertalian erat dengan kebijakan negara dan tidak untuk konsumsi semua orang," ujar Utut, Senin pagi.

"Saya memohon persetujuan lebih dulu sebelum saya gedok, rapat ini diadakan tertutup. Apakah ini bisa disetujui?" tanya politisi dari PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Rapat kerja dengan Komisi I DPR diadakan setelah Sjafrie menggelar rapat pimpinan Kemhan dengan TNI pada Senin pekan lalu. Dalam arahannya, Sjafrie mengatakan konsep defensif aktif menjadi arah dan kebijakan nasional di bidang pertahanan.

"(Defensif aktif) memiliki makna kita tidak boleh berpikir secara ofensif, baik itu terhadap negara tetangga maupun negara di kawasan regional. Tentunya juga di kawasan global," ujar Sjafrie pekan lalu.

Editorial Team