Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago mengatakan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap insiden penangkapan sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Sejak Senin dan Selasa kemarin mereka diculik oleh militer Israel ketika hendak menuju ke Gaza, Palestina.
Djamari menyebut pemerintah akan menempuh semua jalan untuk membebaskan mereka.
"Pemerintah akan menempuh jalur diplomatik, hukum dan komunikasi internasional yang tersedia dengan tetap mengedepankan perlindungan keselamatan WNI, kebebasan pers serta prinsip-prinsip kemanusiaan," ujar Djamari di dalam keterangan pada Rabu (20/5/2026).
Ia juga mendukung langkah dan pernyataan Menteri Luar Negeri Sugiono yang mengecam pencegatan armada Global Sumud Flotilla 2.0. Kecaman itu disampaikan Indonesia bersama sejumlah negara sahabat.
Di sisi lain, Sugiono mengakui terus berkoordinasi dengan negara lain yang warganya ikut ditahan bersama WNI. Meski begitu, informasi yang diperoleh masih minim.
"Sejauh ini informasi yang kita terima itu masih sulit karena komunikasi yang terbatas," ujar Sugiono di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada hari ini.
