Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengingatkan masyarakat agar tidak memperkeruh keadaan, dengan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kecelakaan KRL dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Meutya menegaskan penyebaran hoaks justru dapat memperburuk situasi, terutama bagi keluarga korban yang sedang berduka dan korban yang masih menjalani perawatan.
"Apalagi untuk menyebarkan hoaks atau berita tidak benar, yang kedua, kalau pun tidak benar kemudian mengulang-ulang, sehingga ini membuatkan trauma psikis mungkin bagi keluarga korban, atau pun korban. Karena korban juga masih ada yang sekarang ditangani di rumah sakit," imbau Meutya, Selasa (28/4/2026).
