Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menteri Komdigi Belum Bisa Ungkap Penyebab Blackout di Batam
Konferensi pers Bali Tech Week di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Meutya Hafid belum memastikan penyebab blackout di Batam karena pemerintah masih mengumpulkan informasi dan berkoordinasi lintas sektor.

  • Telkomsel menyatakan jaringan telekomunikasinya tetap berfungsi selama pemadaman listrik di Batam.

  • Baterai cadangan dan genset membantu menjaga jaringan, tetapi ketersediaannya tidak merata dan perangkat tersebut rawan dicuri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (12/10/2026)

Pemadaman listrik massal atau blackout terjadi di Batam, Kepulauan Riau.

Selasa (13/10/2026)

Meutya Hafid menyampaikan pemerintah belum dapat memastikan penyebab blackout dan masih berkoordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemadaman listrik massal atau blackout terjadi di Batam dan penyebabnya belum dapat dipastikan.
  • Who?
    Meutya Hafid, pemerintah, dan Nugroho selaku Direktur Utama Telkomsel menyampaikan keterangan terkait kejadian tersebut.
  • Where?
    Batam, Kepulauan Riau.
  • When?
    Pemadaman terjadi sejak Senin (12/10/2026), sementara keterangan disampaikan Selasa (13/10/2026).
  • Why?
    Penyebab pemadaman masih didalami sehingga hingga saat ini belum ada kepastian.
  • How?
    Pemerintah berkoordinasi lintas sektor, sedangkan Telkomsel menjaga jaringan dengan baterai cadangan dan genset.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Listrik di Batam padam sejak Senin. Meutya Hafid belum tahu penyebabnya karena pemerintah masih mencari informasi. Telkomsel berkata jaringannya tetap menyala dengan baterai dan genset. Sekarang, pemerintah masih berkoordinasi, sedangkan Telkomsel mengatakan semua perangkatnya di Batam aman dan bisa bekerja dengan baik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Koordinasi pemerintah dengan kementerian dan lembaga terkait menunjukkan proses pendalaman penyebab blackout masih berjalan. Di sisi lain, jaringan Telkomsel tetap berfungsi karena dukungan baterai cadangan dan genset. Infrastruktur yang aman di Batam turut menjaga operasional telekomunikasi selama pemadaman listrik berlangsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, belum dapat memastikan penyebab pemadaman listrik massal atau blackout di Batam, Kepulauan Riau, yang terjadi sejak Senin (12/10/2026). Pemerintah masih berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mendalami kejadian tersebut.

“Jadi untuk saat ini belum dapat tercapai konklusi atau kesimpulan apa pun. Sekali lagi sampai tim kami berkoordinasi dengan tim dari kementerian/lembaga lainnya,” ujar Meutya di Kantor Kemkomdigi, Selasa (13/10/2026).

1. Pemerintah masih dalami penyebab blackout

Konferensi pers Bali Tech Week di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Meutya mengatakan, pemerintah belum bisa menyampaikan kesimpulan karena pengumpulan informasi dan koordinasi lintas sektor masih berlangsung. Dia belum memaparkan dugaan penyebab pemadaman listrik yang melanda Batam tersebut.

“Kita itu masih melihat kejadian di Batam ini, jadi kita belum dapat menyampaikan apa pun dulu sambil tim kita berkomunikasi dengan lintas sektoral,” kata Meutya.

2. Telkomsel klaim jaringan tetap berfungsi

ilustrasi blackout (unsplash.com/Nhan Hoang)

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan, pemadaman listrik di Batam tidak berdampak terhadap jaringan telekomunikasi perusahaan. Menurut dia, baterai cadangan dan generator set (genset) membantu menjaga operasional jaringan selama listrik padam.

“Untuk Batam, kemarin Alhamdulillah tidak ada impact terhadap jaringan telekomunikasi di Telkomsel. Kebetulan kita punya kapasitas baterai backup cukup selama periode pemadaman, ditambah beberapa genset yang kita standby-kan,” ujar Nugroho.

3. Baterai dan genset rawan dicuri

Ilustrasi listrik di aceh masih padam (ANTARA Foto/Nova Wahyudi)

Nugroho mengatakan, ketersediaan baterai cadangan dan genset tidak merata di seluruh daerah. Pencurian perangkat menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan dalam menjaga jaringan telekomunikasi ketika terjadi pemadaman listrik.

“Tidak selalu ada di setiap daerah, karena memang ada challenge di mana kadang baterai dicuri, genset dicuri. Alhamdulillah kemarin di Batam semua infrastruktur kita aman, sehingga bisa berfungsi dengan baik,” kata dia.

Pemadaman listrik berskala luas melanda Kota Batam sejak, Senin (12/10/2026) sekitar Pukul 06.30 WIB. Gangguan yang berdampak pada sekitar 90 persen wilayah Batam itu melumpuhkan sejumlah aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi air bersih, kegiatan industri, hingga lalu lintas di sejumlah ruas jalan akibat tidak berfungsinya lampu lalu lintas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article