Comscore Tracker

Di Depan Erick Thohir, Bupati Probolinggo Curhat Soal Dokter dan BUMN

Probolinggo kesulitan mendapat dokter spesialis

Probolinggo, IDN Times - Bupati Probolinggo, Tantriana Sari meminta dukungan dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk menguatkan sektor UMKM agar kembali bangkit akibat terdampak pandemik COVID-19. Tidak hanya itu, Tantriana juga mengeluhkan sulitnya memperoleh tenaga dokter spesialis yang bersedia melayani di Kabupaten Probolinggo.

Hal ini disampaikan Tantriana kepada Erick Thohir dalam Webinar Ulang Tahun IDN Times ke 7 dengan tema "BUMN Dukung Daerah Bangkit Dari COVID-19", Selasa (15/6/2021).

Hadir pula Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

1. Susah dapat dokter spesialis

Di Depan Erick Thohir, Bupati Probolinggo Curhat Soal Dokter dan BUMNIlustrasi Bobroknya Kesehatan di Indonesia (IDN Times/Sukma Shakti)

Dalam kesempatan tersebut, Tantri meminta agar BUMN berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mempermudah ketersediaan dokter spesialis, terutama di masa pandemik saat ini.

"Persoalan di daerah, walaupun di sektor BUMN, dengan hubungan baik antar kementerian, berkaitan dengan SDM dokter spesialis. Mendapatkan tenaga dokter spesialis sangat susah, mereka lebih memilih di kota besar seperti Malang dan Surabaya," ujar Tantri.

Tantri menilai, kesulitan mendapatkan tenaga dokter spesialis karena belum diperkuat dengan regulasi untuk transfer tenaga medis. "Belum ada aturan transfer tenaga dokter ini," katanya.

Sementara itu, Kementrian Kesehatan sebenarnya telah mengirim sejumlah tenaga dokter spesialis ke Probolinggo. Hanya saja, para dokter yang masih fresh graduate tersebut hanya singgah sementara.

"Dari Kementrian Kesehatan ada, mengirim dokter fresh graduate, tapi tidak lebih dari setahun. Ini yang membuat layanan kesehatan kami terganggu," keluhnya.

2. Bantu pemulihan UMKM

Di Depan Erick Thohir, Bupati Probolinggo Curhat Soal Dokter dan BUMNMenteri BUMN Erick Thohir. IDN Times/Istimewa

Sementara itu, di sektor UMKM Tantri berharap ada dukungan dari BUMN untuk menguatkan keterpurukan ekonomi mikro di daerahnya. 

"Mengharapkan perhatian, kolaborasi dengan BUMN di daerah. Kami ingin didorong untuk penguatan UMKM. Karena susah dihantam dua hal, pertama industri 4.0 dan COVID-19," ujarnya.

Baca Juga: Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Probolinggo Terapkan Zonasi Kecamatan

3. Ada potensi bangun RS di Probolinggo

Di Depan Erick Thohir, Bupati Probolinggo Curhat Soal Dokter dan BUMNBupati Probolinggo, Tantriana Sari. IDN Times/Istimewa

Selain itu, Tantri juga meminta kepada Erick Thohir agar kembali meninjau aset PT Kertas Leces milik BUMN yang telah bangkrut.

"Tahun 2019 lalu, PT Kertas Leces telah pailit, bangkrut. Melihat aset yang besar mangkrak dan tidak dimanfaatkan secara maksimal, kami masih punya mimpi untuk diselamatkan," katanya.

Sementara itu, Erick Thohir mengatakan terkait peraturan transfer tenaga dokter spesialis pihaknya tidak memiliki kewenangan, sebab menjadi wilayah kerja Kementerian Kesehatan. Kendati demikian, Erick memberi sinyal kemungkinan pemanfaatan lahan di aset PT Kertas Leces untuk dibangun rumah sakit baru.

"Saya nggak bisa berpendapat karena itu tupoksi kementrian kesehatan," ujarnya.

"Untuk kertas leces apa bisa investasi baru, karena itu asetnya besar, coba kita pelajari supaya bisa mendongkrak, tapi kalau lahan bagus bisa jadi rumah sakit. Nanti kita pelajari," terangnya.

Erick juga bakal membicarakan dengan timnya untuk rencana kunjungan ke Probolinggo. Untuk penguatan UMKM sendiri pihaknya bakal mempelajari kondisi lebih lanjut di Probolinggo.

"Saya coba bicarakan dengan tim kapan kami bisa ke sana. Kita pelajari dulu kekuatan UMKM di Probolinggo seperti apa," ujarnya.

Baca Juga: Unjung-unjung, Budaya Warga Probolinggo Saat Lebaran yang Terhalang

Mohamad Ulil Albab Photo Verified Writer Mohamad Ulil Albab

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya