Jakarta, IDN Times - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas melarang jajarannya untuk menyediakan makanan impor. Hal itu ia sampaikan di tengah-tengah sambutan peluncuran Forum Komunikasi Kebijakan: Legal Policy Hub di Kementerian Hukum, Jakarta Selatan.
Awalnya, politikus Gerindra itu tengah membicarakan banyaknya makanan dan minuman impor yang masih dijual. Lalu, ia menyinggung buah-buahan yang disajikan dalam acara tersebut.
"Di depan saya, jeruk yang kita makan, yang disediakan, itu pasti impor," ujarnya, Senin (15/9/2025).
"Karena itu, mulai hari ini saya minta di Kementerian Hukum, di Kesekretariatan, tak boleh ada buah-buahan impor di kantor ini," imbuhnya.
Pernyataan itu mendapat sambutan tepuk tangan dari berbagai pihak yang hadir dalam peluncuran tersebut. Supratman menilai, hal itu merupakan langkah kecil yang berdampak besar.
"Ini mumpung saya lihat, saya ingat. Kita lakukan hal kecil, saya tidak ingin ada makanan dalam bentuk buah yasudah kita makan ubi, kacang tanah yang diproduksi petani. Kalau pun ada lengkeng jeruk yang diproduksi di Indoensia. Anggur, gak usah beli impor," ujarnya.
"Itu bagian kecil yang kita lakukan dan dirumuskan dalam perumusan kebijakan, berlaku bagi semua lintas kementerian," imbuhnya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Momen Menteri Supratman Larang Buah Impor di Kementerian Hukum

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (IDN Times/Tata Firza)
Curated For You
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Ahli Waris WR Supratman Tak Minta Royalti, tapi Pengakuan Hak Moral21 Aug 2025, 18:34 WIB
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Menteri Hukum Supratman Akui Lalai Awasi Masalah Royalti13 Aug 2025, 18:25 WIB
- Menteri Supratman Klaim Pusat Bantuan Hukum di Sumsel Telah 100 Persen28 Jul 2025, 18:24 WIB
Editorial Team
EditorAnata Siregar
Related Article
Banjir Bandang Solok, Walhi: Bukan Sekadar Hujan, Ini Bencana Ekologis25 Sep 2026, 12:35 WIB
4 Hari usai Banjir Bandang Solok, Basarnas Perluas Area Pencarian Korban25 Sep 2026, 12:22 WIB
Harga Emas Palembang: Perhiasan Stabil Mulai dari Rp13,8 Juta Sesuku25 Sep 2026, 12:17 WIB
Fenomena Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup25 Sep 2026, 11:43 WIB
Harga Daging Babi di Bali Rp84.487 pada 25 September 202625 Sep 2026, 11:42 WIB
Polda Jateng Diminta Turun Tangan Atasi Kerusakan Rumah Perwira Polisi25 Sep 2026, 11:40 WIB
Tim Penyelam TNI AL Berhasil Angkat 14 Jenazah Korban KMP Virgo 825 Sep 2026, 11:29 WIB
Stagnasi Ekonomi Lampung Disorot Wadirut MIND ID, Bak Lari di Treadmill25 Sep 2026, 11:16 WIB
Ombudsman Minta Kluster Mewah di Lapas Cibinong Dirobohkan25 Sep 2026, 11:16 WIB
LamiPak Dorong Ekosistem Daur Ulang Kemasan Aseptik di Banten25 Sep 2026, 11:15 WIB
Hindari Bisnis di Sekolah, Surabaya Samakan Seragam Batik SD-SMP25 Sep 2026, 11:14 WIB
Hotspot Sumsel Naik Lagi, 6 Wilayah Masih Catat Udara Tak Sehat25 Sep 2026, 11:10 WIB
BPDP Genjot SDM Sawit di 26 Provinsi, Ada 5 Ribu Beasiswa25 Sep 2026, 11:08 WIB
Di Tengah Seruan Harmoni HJKB, Erwin Mengaku Tak Pernah Diajak Bicara Farhan25 Sep 2026, 11:07 WIB
Alasan Legalitas Ijazah SMA Gibran Dipertanyakan dan Digugat ke MK25 Sep 2026, 11:07 WIB
Potensi Transaksi Misi Dagang Jatim dan Arab Saudi Capai Rp6,71 triliun25 Sep 2026, 11:05 WIB
Belum Operasional, Kanopi KDKMP Magetan Malah Roboh25 Sep 2026, 11:03 WIB
Proyek Rp12,8 Miliar Disorot, Kejari Kutim Mulai Lakukan Penyelidikan25 Sep 2026, 11:00 WIB
Menteri Jumhur Beberkan Arah Diplomasi Hijau Indonesia di Markas PBB25 Sep 2026, 10:56 WIB
Wamendikdasmen: Ekstra Korps Kadet Tidak Hadirkan Militerisme Sekolah25 Sep 2026, 10:51 WIB