Jakarta, IDN Times - Salah satu program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yakni Mudik dan Balik Rantau Gratis akan mulai beroperasi pada Selasa, 16 Maret 2026. Diketahui, sebanyak 325 unit bus akan diberangkatkan.
Bus tersebut akan mengangkut belasan ribu perantau ke berbagai daerah di Jawa Tengah, dan sudah terlebih dahulu melalui serangkaian pemeriksaan, mulai dari kelengkapan administrasi, uji kelayakan kendaraan, hingga tes kesehatan bagi awak bus.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Risturino, mengungkapkan kesiapan armada dan awak bus telah dipastikan jauh-jauh hari sebelum jadwal pemberangkatan.
“Pengemudi, kru bus, sampai armada telah siap dipakai untuk Mudik Gratis nanti,” kata Risturino di Jakarta, dikutip dalam keterangan pers, Minggu (15/3/2026).
Menurut Risturino, Dinas Perhubungan Jawa Tengah telah menetapkan sejumlah persyaratan ketat yang wajib dipenuhi setiap perusahaan otobus (PO) yang mengikuti program inisiasi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen tersebut.
Armada yang digunakan minimal merupakan bus keluaran 2016 dengan kondisi mesin dan karoseri yang baik, serta dilengkapi fasilitas penunjang seperti pendingin udara (AC) yang berfungsi optimal demi kenyamanan penumpang.
