Jakarta, IDN Times – Peneliti dari Lab Rekayasa Termal dan Sistem Energi (RTSE) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Ary Bachtiar Krishna Putra, menyoroti keberhasilan pemerintah menjaga pasokan BBM saat momentum libur Hari Raya Idul Fitri.
Dia menilai, kondisi tersebut tidak lepas dari pengalaman Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mengelola kebutuhan energi saat periode mudik Lebaran yang terjadi setiap tahun.
Dia menyinggung kekhawatiran publik soal ketersediaan operasional BBM yang bisa bertahan selama 20 hari di tengah tensi geopolitik global yang memanas. Publik pun menghitung estimasi cadangan BBM nasional akan habis bertepatan dengan momentum Lebaran 2026. Namun kenyataannya ketersediaan energi aman hingga saat ini.
“Ya, memang karena sudah event tahunan. Artinya, secara pasokan mungkin pemerintah sudah punya jam terbang untuk menjamin keterisian dan harga dari BBM,” ujar Ary dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
