Konsumsi BBM Pertamax Series Meningkat, Pertamax Green Tertinggi

- Konsumsi Pertamax Series naik signifikan selama mudik Lebaran 2026, mencerminkan pergeseran masyarakat ke BBM berkualitas tinggi demi performa kendaraan dan efisiensi bahan bakar.
- Pertamax Green mencatat lonjakan tertinggi hingga 94,7 persen dibanding periode normal, menandakan meningkatnya minat terhadap bahan bakar ramah lingkungan di kalangan pengguna kendaraan.
- Pertamina menyiapkan stok BBM dan LPG serta layanan tambahan seperti SPBU Siaga dan motorist pengantar untuk menjaga kenyamanan perjalanan masyarakat selama arus mudik dan balik.
Jakarta, IDN Times – Konsumsi bahan bakar berkualitas milik PT Pertamina (Persero), yakni Pertamax Series, mengalami peningkatan signifikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kenaikan ini mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat ke BBM dengan kualitas lebih tinggi untuk menunjang perjalanan jarak jauh.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut tren ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap performa kendaraan dan efisiensi bahan bakar.
“Perjalanan mudik identik dengan jarak tempuh yang panjang dan kondisi lalu lintas yang dinamis. Karena itu, banyak masyarakat memilih Pertamax Series untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan,” ujarnya.
1. Konsumsi Pertamax hingga Turbo kompak meningkat

Pada H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, konsumsi Pertamax (RON 92) tercatat naik 11,8 persen dibandingkan rata-rata harian normal Januari 2026.
Sementara itu, Pertamax Turbo yang ditujukan untuk kendaraan berperforma tinggi juga mengalami kenaikan konsumsi sebesar 34,5 persen dibandingkan rata-rata normal harian.
Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri, baik untuk mudik maupun liburan.
2. Pertamax Green jadi yang paling melonjak

Di antara seluruh varian, Pertamax Green (RON 95) mencatat lonjakan paling tinggi, yakni mencapai 94,7 persen dibandingkan periode normal.
Peningkatan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap bahan bakar yang lebih ramah lingkungan semakin besar, terutama di tengah tren kesadaran terhadap isu keberlanjutan.
3. Pertamina siapkan pasokan dan layanan tambahan

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi, Pertamina memastikan kesiapan stok BBM dan LPG sejak jauh hari. Selain itu, perusahaan juga menghadirkan berbagai layanan tambahan di jalur mudik dan lokasi wisata, seperti SPBU Siaga 24 jam, motorist pengantar BBM dan LPG, hingga titik layanan energi di jalur strategis.
Baron menegaskan upaya ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama periode Lebaran. "Kami berusaha menjaga perjalanan masyarakat dalam momen Lebaran ini berjalan nyaman, hingga nanti arus balik berakhir," ujar Baron.
Namun, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan energi. "Sejalan dengan konflik Timur Tengah yang mempengaruhi kondisi energi dunia, Pertamina mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga pasokan BBM dan LPG yang sudah disediakan oleh Pertamina. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga energi, seperti dengan membeli sesuai kebutuhan dan melakukan efisiensi penggunaan energi, akan membantu ketersediaan energi di Indonesia," jelas Baron. (WEB)

















