Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tito Minta 2 Kepala Daerah di Kalimantan Cabut Edaran Pembatasan BBM

Tito Minta 2 Kepala Daerah di Kalimantan Cabut Edaran Pembatasan BBM
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, hadir sebagai pembicara dalam acara Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 By IDN Times yang digelar di kantor IDN HQ, Jakarta, Rabu (14/1/2026) (IDN Times/Herka)
Intinya Sih
  • Mendagri Tito Karnavian menjelaskan antrean panjang BBM di Kalimantan terjadi akibat surat edaran pembatasan dari Wali Kota Singkawang dan Bupati Bengkayang.
  • Surat edaran tersebut disalahartikan masyarakat sebagai tanda kelangkaan BBM, sehingga memicu panic buying dan memperparah antrean di SPBU.
  • Tito meminta kedua kepala daerah mencabut surat edaran serta menegaskan stok BBM dan gas aman agar situasi kembali normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap penyebab antrean panjang di Kalimantan. Salah satu penyebabnya karena ada surat edaran (SE) dari Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis terkait pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

"Jadi, di Singkawang dan di Bengkayang, Bupatinya sudah saya tanya, Wali Kota Singkawang sudah ditanya oleh Sekjen, Mereka melihat masyarakat kan antrean panjang untuk ngisi BBM. Nah, dengan dasar itu, untuk ngurangi antrean, tujuannya itu, untuk ngurangi antrean, makanya dua kepala daerah ini mengeluarkan suara edaran membatasi BBM sejumlah tertentu," ujar Tito di kantor KSP, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

1. Diterjemahkan berbeda oleh masyarakat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Namun, surat edaran itu diterjemahkan berbeda. Masyarakat menganggap stok BBM segera habis, sehingga berbondong-bondong mengisi bahan bakar minyak.

"Yang terjadi, diterjemahkan, 'oh, berarti ini BBM akan kurang', gitu. Sehingga akhirnya malah makin panjang, gitu. Nah, dengan dasar itu, terjadi panic buying malah. Panic buying karena surat edaran yang membatasi. Padahal niatnya tadinya ngurangi antrean,

gitu loh, biar antreannya pendek, gitu kan Supaya orang cepat dapet berapa, 30 liter kalo gak salah," kata Tito.

2. Tito minta surat edaran dicabut

IMG-20260117-WA0007.jpg
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian (dok. Kemendagri)

Karena menimbulkan kepanikan, Tito kemudian meminta surat edaran pembatasan BBM untuk dicabut. Dia menegaskan, stok BBM dan gas aman.

"Karena adanya panic buying itu, Saya segera menghubungi mereka untuk mencabut, mencabut surat edaran," ucap dia

3. Tito minta kepala daerah sampaikan stok BBM aman

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Lebih lanjut, Tito kemudian meminta kepada kepala daerah menyampaikan kepada warganya, stok BBM dan gas aman.

"Berikan penjelasan ke publik, bahwa stok BBM, gas, semua aman, cukup, gak perlu khawatir. Itu yang disampaikan ke publik. Nah, setelah disampaikan ke publik dicabut, bahwa aman, stok cukup kembali normal lagi," imbuhnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in News

See More