Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pangdam Pattimura Ikut Terjun ke Gunung Dukono, Pimpin Evakuasi Korban
Pangdam XV Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto ketika ikut meninjau proses evakuasi korban erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara. (Dokumentasi TNI AD)
  • Mayjen TNI Dody Triwinarto turun langsung memimpin evakuasi korban erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, menegaskan pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap larangan aktivitas di zona berbahaya.
  • Tiga pendaki ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun material vulkanik, termasuk dua warga Singapura, sementara 17 orang lainnya berhasil dievakuasi selamat meski medan pencarian sangat berat.
  • Gunung Dukono telah ditutup untuk pendakian sejak April 2026 karena peningkatan aktivitas vulkanik, dengan larangan keras memasuki radius empat kilometer dari puncak kawah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
17 April 2026

Pemkab Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata menerbitkan surat keputusan nomor 556/061 yang menutup total jalur pendakian Gunung Dukono karena peningkatan aktivitas vulkanik.

April 2026

Gunung Dukono resmi ditutup untuk jalur pendakian sesuai kebijakan Pemkab Halmahera Utara dan rekomendasi PVMBG.

9 Mei 2026

Basarnas menemukan jasad Engel Krishela Pradita sekitar 50 meter dari bibir kawah Gunung Dukono. Proses pencarian sempat terhambat hujan deras dan material pasir vulkanik tebal.

10 Mei 2026

Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah warga negara Singapura, Heng Wen Qiang Timothy dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid, di sekitar lokasi penemuan korban pertama.

11 Mei 2026

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto memimpin langsung evakuasi korban erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara dan meninjau jenazah korban di RSUD Tobelo sebagai bentuk dukungan moril bagi keluarga serta petugas lapangan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara menyebabkan tiga pendaki meninggal dunia dan 17 orang lainnya berhasil dievakuasi. Pangdam XV/Pattimura turun langsung memimpin proses evakuasi dan memberikan bantuan sosial.
  • Who?
    Mayjen TNI Dody Triwinarto bersama personel TNI, Polri, Basarnas, BPBD, tenaga kesehatan, dan relawan masyarakat terlibat dalam operasi kemanusiaan. Korban tewas termasuk satu WNI dan dua warga negara Singapura.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kawasan Gunung Dukono, Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara. Evakuasi dilakukan hingga ke RSUD Tobelo tempat jenazah korban dibawa.
  • When?
    Pencarian korban berlangsung pada 9–10 Mei 2026 setelah erupsi terjadi. Pangdam Pattimura meninjau lokasi dan rumah sakit pada Senin, 11 Mei 2026.
  • Why?
    Erupsi Gunung Dukono menimbulkan material vulkanik tebal yang menutupi jalur pendakian. Pendakian sebenarnya telah ditutup sejak April 2026 karena peningkatan aktivitas vulkanik.
  • How?
    Tim gabungan menyisir jalur sepanjang sekitar 11 kilometer dengan medan berat dan risiko tinggi akibat abu vulkanik. Pencarian sempat terhenti karena hujan deras sebelum akhirnya korban ditemukan tertimbun pasir vulkanik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Gunung Dukono meletus dan ada tiga pendaki meninggal, dua dari Singapura dan satu dari Indonesia. Banyak orang diselamatkan juga. Panglima tentara bernama Pak Dody datang ke sana membantu evakuasi dan memberi semangat. Tim tentara, polisi, dokter, dan relawan bekerja keras di gunung yang masih berasap. Sekarang pendakian gunung itu ditutup supaya aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kehadiran Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di lokasi erupsi Gunung Dukono menunjukkan kepemimpinan yang empatik dan tanggap terhadap krisis. Sinergi antara TNI, Polri, Basarnas, BPBD, tenaga kesehatan, dan relawan mencerminkan kekuatan kolaborasi nasional dalam menghadapi bencana. Upaya evakuasi berhasil menyelamatkan 17 pendaki serta menegaskan komitmen bersama terhadap keselamatan dan kemanusiaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, turun langsung membantu penanganan korban erupsi Gunung Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara.

Akibat erupsi itu, tiga pendaki ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dua di antaranya merupakan warga negara Singapura. Sementara, 17 orang lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Dody pun turut merasakan duka cita di RSUD Tobelo. Dia meninjau jenazah salah satu korban perempuan yang merupakan pegawai Pertamina Ternate.

"Kehadiran Pangdam sekaligus menjadi bentuk dukungan moril bagi keluarga korban maupun seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan di lapangan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, dalam keterangan yang dikutip pada Senin (11/5/2026).

Dody mengatakan, dalam proses evakuasi, keselamatan jiwa masyarakat harus menjadi yang utama. Itu sebabnya, penting untuk mematuhi rekomendasi dan larangan aktivitas di kawasan rawan bencana.

"Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh pihak bekerja maksimal dalam misi kemanusiaan ini. Saya juga ingin menekankan bahwa ketika sudah menunjukkan tanda-tanda bahaya dan statusnya meningkat, maka tak ada alasan lagi untuk melakukan pendakian," ujar Dody.

Ke depan, kata dia, koordinasi antara petugas pemantau, perangkat desa, dan masyarakat harus lebih diperketat agar kejadian serupa tak kembali terulang.

1. Apresiasi yang ikut terlibat dalam proses evakuasi

Pangdam XV Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto ketika ikut meninjau proses evakuasi korban erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara. (Dokumentasi TNI AD)

Dia juga mengapresiasi seluruh unsur gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), tenaga kesehatan, dan relawan masyarakat yang terus bekerja tanpa kenal lelah. Semua unsur gabungan itu menyisir jalur evakuasi sepanjang sekitar 11,2 kilometer dengan kondisi medan berat dan risiko tinggi akibat aktivitas vulkanik.

Dody turut menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak erupsi sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi warga di sekitar kawasan bencana.

"Sinergi antara Kodam XV/Pattimura, Pemprov Maluku Utara, Polda Maluku Utara, Basarnas dan seluruh unsur terkait menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam," kata dia.

2. Tiga jenazah pendaki tertimbun abu vulkanik tebal

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Berdasarkan data dari Basarnas, tiga pendaki ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Satu WNI bernama Engel Krishela Pradita ditemukan lebih dulu. Jasad Enjel ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) pukul 14.30 WIT. Jenazah korban ditemukan sekitar 50 meter dari bibir kawah Gunung Dukono.

Sementara, dua korban lainnya merupakan warga negara Singapura. Mereka bernama Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27). Jasad mereka ditemukan pada pencarian hari ketiga, Minggu (10/5/2026).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, proses pencarian cukup sulit lantaran material vulkanik menutupi area pencarian.

"Proses pencarian sempat mengalami kendala akibat material pasir vulkanik yang menutupi area pencarian dengan ketebalan bervariasi. Kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih berlangsung fluktuatif sehingga menyulitkan tim dalam melakukan penyisiran," kata Abdul dikutip dari keterangan pada Sabtu (9/5/2026).

Dia mengatakan, hujan yang cukup deras sempat mengguyur lokasi pencarian sehingga tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi dan berlindung hingga kondisi memungkinkan untuk melanjutkan pencarian. Setelah hujan reda, jasad korban Enjel yang sebelumnya tertutup material pasir mulai terlihat.

"Saat ditemukan, bagian tubuh korban yang tampak hanya dari kaki hingga pinggang, sementara bagian tubuh lainnya masih tertimbun pasir vulkanik," kata dia.

Hal serupa juga dialami tim SAR saat melakukan pencarian terhadap dua WNA. Abdul Muhari mengatakan, pencarian jasad dua WN Singapura itu dilakukan tak jauh dari lokasi penemuan Enjel.

3. Gunung Dukuno sudah ditutup untuk jalur pendakian sejak April 2026

Tim SAR gabungan membawa kantong berisi jenazah pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (9/5/2026). (ANTARA FOTO/Andri Saputra)

BNPB mengatakan, Gunung Dukuno ternyata sudah ditutup untuk jalur pendakian sejak April 2026 lalu. Penutupan itu telah dilakukan seiring peningkatan aktivitas vulkanik di gunung api tersebut. Kebijakan penutupan total pendakian Gunung Dukono ditetapkan lewat surat keputusan nomor 556/061 yang diterbitkan pada 17 April 2026. Surat tersebut diterbitkan Pemkab Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata.

"Dalam surat tersebut menyebutkan bahwa operator/pengelola/penyedia jasa atau pihak manapun dilarang memberikan izin pendakian kepada siapapun," ujar Abdul Muhari.

Masyarakat dan pendaki atau wisatawan, kata Abdul, dilarang untuk memasuki kawasan rawan bencana (KRB) dalam radius 4 kilometer dari puncak kawah. Hal ini sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Editorial Team