Jakarta, IDN Times - Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, turun langsung membantu penanganan korban erupsi Gunung Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara.
Akibat erupsi itu, tiga pendaki ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dua di antaranya merupakan warga negara Singapura. Sementara, 17 orang lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Dody pun turut merasakan duka cita di RSUD Tobelo. Dia meninjau jenazah salah satu korban perempuan yang merupakan pegawai Pertamina Ternate.
"Kehadiran Pangdam sekaligus menjadi bentuk dukungan moril bagi keluarga korban maupun seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan di lapangan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, dalam keterangan yang dikutip pada Senin (11/5/2026).
Dody mengatakan, dalam proses evakuasi, keselamatan jiwa masyarakat harus menjadi yang utama. Itu sebabnya, penting untuk mematuhi rekomendasi dan larangan aktivitas di kawasan rawan bencana.
"Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh pihak bekerja maksimal dalam misi kemanusiaan ini. Saya juga ingin menekankan bahwa ketika sudah menunjukkan tanda-tanda bahaya dan statusnya meningkat, maka tak ada alasan lagi untuk melakukan pendakian," ujar Dody.
Ke depan, kata dia, koordinasi antara petugas pemantau, perangkat desa, dan masyarakat harus lebih diperketat agar kejadian serupa tak kembali terulang.
