Jakarta, IDN Times - Misi terakhir yang diperintahkan Rasulullah salallahu'alaihiwasallam sebelum wafat adalah pengiriman pasukan ke wilayah Palestina, tepatnya ke perbatasan Al-Balqa' dan Ad-Darum. Beliau menunjuk Usamah bin Zaid sebagai panglima pasukan tersebut, meskipun saat itu Usamah masih sangat muda.
Mengutip Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam (edisi lengkap), Usamah adalah putra dari Zaid bin Haritsah, sosok yang sangat dicintai Rasulullah salallahu'alaihiwasallam. Pria bernama lengkap Zaid bin Haritsah bin Syurahbil itu adalah laki-laki kedua yang memeluk Islam setelah Ali bin Abi Thalib.
Pria asal kabilah Kalb itu awalnya adalah budak milik Khadijah yang kemudian dihibahkan kepada Rasulullah sebelum masa kenabian. Rasulullah memerdekakannya dan mengangkatnya sebagai anak, sehingga ia sempat dipanggil "Zaid bin Muhammad" sebelum turunnya larangan menggunakan nama belakang "bin" yang bukan ayah asli dalam Al-Qur'an.
Saking cintanya kepada Rasulullah, Zaid lebih memilih tinggal bersama Nabi daripada pulang bersama ayah kandungnya saat dijemput.
