Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pasca-ledakan Senpi, Bandara Soetta Siapkan Ruang Khusus
ANTARA FOTO/Wira Suryantala

Jakarta, IDN Times - Pasca-insiden ledakan senjata api di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu pagi (22/07), pihak pengelola Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, mengeluarkan imbauan kepada sejumlah maskapai. Pihak bandara meminta ketersediaan ruang khusus untuk pengosongan senjata api.

Senior Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, dalam keterangan resminya kepada media, meminta Airlines atau Groundhandling untuk mengarahkan siapa saja yang akan mengosongkan senjata ke ruang khusus pengosongan senjata api yang tersedia.

Peristiwa ledakan senpi ini terjadi di counter check-in hingga membuat sejumlah pengunjung kaget. 

1. Wajib kosongkan senjata api di ruang khusus

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Pihak Bandara Soekarno-Hatta akhirnya menyediakan ruang khusus pengosongan senjata api, menyusul insiden ledakan senpi pada pagi tadi, pukul 05.55 WIB. 

Febri mengatakan, ruang khusus pengosongan senjata api tersebut, untuk terminal domestik berada di publik area depan pintu masuk paling timur. Sedangkan, di terminal internasional berada di publik area sebelah timur Posko Avsec.

"Mohon para Airlines atau Groundhandling melakukan briefing kepada petugas check-in," katanya, seperti dikutip dari Antara.

2. Kronologi insiden ledakan senjata api

Foto hanya ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

Insiden ledakan senpi terjadi di area check-in counter Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu pagi. Satu orang terluka dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi saat anggota Protokol Polri Bripda Galuh Apriyana melakukan kegiatan membantu rekannya, Briptu Fajar Firmansyah, untuk mengosongkan senpi saat akan terbang dengan pesawat Garuda Indonesia GA140 tujuan Banda Aceh.

Tidak disangka, senpi yang sedang dikosongkan itu masih menyisakan sebutir peluru.

3. Petugas terluka di bagian kaki

Instagram @ngurahraiairport

Senpi yang mengarah ke lantai tersebut kemudian meledak dan serpihannya mengenai seorang petugas dari perusahaan ground handling Ikhwanul Hakim Siregar. Korban pada saat itu sedang bertugas di counter check-in.

Ledakan dari senjata api berjenis glock tersebut membuat luka pada kaki Ikhwanul Hakim Siregar, kemudian korban langsung mendapatkan perawatan. 

"Korban langsung dirawat oleh petugas Medical Assistance dan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan yang ada di Terminal 3. Kejadian tersebut ditangani petugas OIC," kata Febri.

Setelah dilakukan pertemuan dengan korban, peristiwa tersebut diselesaikan dengan menempuh jalur kekeluargaan.

Editorial Team

Related Article