Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pekan Tilawatil Quran ke-55 Gaet Gen Z, Literasi Qurani Dikuatkan
Pengukuhan Dewan Hakim PTQ ke 55, Kamis (19/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Intinya sih...

  • PTQ lahirkan banyak duta Al Quran, memberi petunjuk jalan yang paling lurus di era digital.

  • PTQ menyasar Gen Z, bagian dari komitmen kebangsaan untuk mempersiapkan generasi unggul.

  • PTQ ke-55 diikuti oleh 1.588 peserta dari seluruh Indonesia, dengan format kompetisi hibrida.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Radio Republik Indonesia (RRI) menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) kembali menggelar Pekan Tilawatil Quran (PTQ) ke-55 pada 1447 H.

Mengusung tema "Memperkuat Generasi Muda Qurani di Era Digital, Wujudkan Indonesia Emas 2045," perhelatan ini menjadi wujud konsistensi RRI dalam syiar Islam, sekaligus sebagai upaya mencetak generasi muda yang berpegang teguh pada Al-Qur'an di tengah tantangan zaman.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Muchlis M. Hanafi, menyatakan penyelenggaraan PTQ yang telah berlangsung selama 55 tahun bukan sekadar angka, melainkan jejak peradaban dan bukti konsistensi dalam menguatkan kehidupan keagamaan di Indonesia.

"Lima puluh tahun lebih atau 55 tahun itu saya kira bukan sekadar angka, tapi kita telah meletakkan jejak peradaban. Ini menunjukkan satu bukti konsistensi kita, konsistensi LPP RRI dalam rangka mensyiarkan Al-Qur'an dalam rangka menguatkan kehidupan keagamaan di Indonesia," ujar Muchlis di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

1. PTQ lahirkan banyak duta Al Quran

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Muchlis M. Hanafi,

Menurut Muchlis, tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dengan kondisi sekarang. Di era digital, di mana informasi melimpah dan nilai-nilai sering berbenturan, generasi muda memerlukan pedoman yang kokoh.

Muchlis menyebut PTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang telah melahirkan banyak duta Al Qur'an.

"Sesungguhnya Al Qur'an ini memberi petunjuk kepada jalan yang paling lurus. Di era digital ini, jalan kehidupan itu semakin berliku, semakin banyak cabangnya. Oleh karenanya di tengah kompleksitas kehidupan yang seperti ini, mereka membutuhkan kompas, mereka membutuhkan petunjuk," paparnya.

2. PTQ menyasar Gen Z

RRI gandeng Kemenag gelar PTQ

Sejalan dengan Kemenag, Direktur Utama LPP RRI, Hendrasmo, menegaskan PTQ tahun ini secara strategis menyasar Generasi Z (Gen Z). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kebangsaan untuk mempersiapkan generasi unggul dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

"Satu hal yang mungkin menjadi perhatian kita. Kita ingin komitmen bangsa dan negara kita adalah ingin mewujudkan Indonesia Emas di 2045. Karena untuk mewujudkan itu, maka dasar dan landasan itu harus kita letakkan pada Gen Z, generasi muda kita," ucapnya.

3. PTQ ke-55 diikuti 1.588 peserta

Direktur Utama LPP RRI, Hendrasmo

Untuk menjangkau generasi muda yang akrab dengan teknologi, RRI menerapkan format kompetisi hibrida, yang menggabungkan audisi daring dan grand final luring di Jakarta. Hendrasmo menjelaskan, model ini dirancang untuk memudahkan akses bagi peserta dari seluruh pelosok negeri.

"Sekarang tidak, kita mencoba memadukan digital menjadi ruang untuk mengakses semua teman-teman di daerah," jelasnya.

PTQ ke-55 diikuti 1.588 peserta dari seluruh Indonesia. Terdapat empat kategori yang dilombakan, yaitu Tilawah, Tausiah, Tahfidz, dan Tartil Sensorik Netra. Dari ribuan peserta yang mendaftar secara daring, sebanyak 24 finalis terbaik akan berkompetisi di babak grand final yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 27 Februari 2026.

Editorial Team