Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260112-WA0104.jpg
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers, Senin (12/1/2025)/YouTube Kemenkes

Intinya sih...

  • Menteri Kesehatan akan memperbaiki 3.265 rumah nakes terdampak bencana di Sumatra

  • Pemerintah memastikan percepatan rehabilitasi rumah tenaga kesehatan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat

  • Sebanyak 3.265 unit rumah nakes terdampak, dengan harapan pemulihan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak bencana

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Pemerintah memastikan percepatan rehabilitasi rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Total sebanyak 3.265 unit rumah nakes akan diperbaiki agar layanan kesehatan kembali berjalan optimal.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Langkah ini ditempuh untuk mempercepat pemulihan ribuan rumah tenaga kesehatan yang rusak akibat bencana.

Menurut Budi, pemulihan rumah tenaga kesehatan menjadi faktor krusial dalam normalisasi layanan kesehatan. Hingga saat ini, masih terdapat tenaga kesehatan yang harus tinggal di pos pengungsian, sehingga mengganggu fokus dan kinerja mereka.

“Bagaimana bisa tenaga kesehatan kembali normal kalau rumahnya belum normal? Mereka masih memikirkan keluarganya. Walaupun fasilitas kesehatannya sudah dibereskan, kalau rumahnya belum, mereka tidak bisa bekerja secara optimal,” ujar Budi dalam konferensi pers, Senin (12/1/2025).

1. Pemulihan SDM sangat penting

Kementrian Kesehatan waspadai penyakit menular pascabanjir (dok. Kemenkes)

Budi menegaskan, pemerintah tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur kesehatan. Pemulihan sumber daya manusia menjadi agenda yang sama pentingnya dan tidak bisa diabaikan.

“Kalau hanya ditutup dengan bantuan sementara, itu tidak berkesinambungan. Rumah mereka harus diperbaiki,” katanya.

2. Kemenkes masih kumpulkan data

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat meninjau wilayah terdampak di Bener Meriah, Jumat (19/12/2025). (IDN Times/Uni Lubis))

Budi mengakui, tantangan utama saat ini adalah proses pendataan rumah tenaga kesehatan yang terdampak. Untuk itu, Kementerian Kesehatan bersama dinas kesehatan daerah terus melakukan pendataan secara rinci dan berjenjang.

“Ini eksersis bottom-up. Mulai dari kepala puskesmas, direktur rumah sakit, naik ke kepala dinas kesehatan, lalu ke kami. Hari ini kami serahkan batch pertama data rumah tenaga kesehatan yang terdampak,” beber Budi menjelaskan.

3. Sebanyak 3.265 unit rumah nakes terdampak

Kemenkes lepas relawan dokter dan nakes ke wilayah terdampak bencana di Aceh. (Dok. Kemenkes)

Sementara itu, Deputi IV BNPB Jarwansah menyampaikan, pihaknya telah menerima data lengkap rumah tenaga kesehatan terdampak bencana. Rinciannya, 3.050 unit berada di Aceh, 48 unit di Sumatra Utara, dan 167 unit di Sumatra Barat. Total keseluruhan mencapai 3.265 unit rumah.

“Data ini akan kami tindak lanjuti bersama tim rehabilitasi dan rekonstruksi di kabupaten dan kota untuk memastikan masuk dalam SK BNPB daerah masing-masing dan diprioritaskan dalam proses verifikasi,” ujar Jarwansah.

Pemerintah berharap percepatan rehabilitasi rumah tenaga kesehatan dapat segera mengembalikan stabilitas sosial dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak bencana. Dengan rumah yang layak huni, tenaga kesehatan diharapkan dapat bekerja lebih optimal melayani masyarakat.

Editorial Team