Jakarta, IDN Times - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah menyalurkan pendanaan Rp1,7 triliun, untuk mendukung 18.215 kegiatan riset dan pengembangan di perguruan tinggi.
Penyaluran dana yang berlangsung sejak Januari hingga April 2026 ini ditandai dengan penandatanganan kontrak di Graha Diktisaintek, Senin, 20 April 2026.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, mengatakan penandatanganan kontrak ini merupakan titik awal tanggung jawab besar pelaksanaan riset nasional.
"Bapak-ibu penerima kontrak pendanaan adalah duta institusi perguruan tinggi. Bapak-ibu menjadi ujung tombak penyelesaian isu sosial yang beragam dan kompleks di Indonesia," ujar Fauzan, dikutip Selasa (21/4/2026).
