Jakarta, IDN Times - Analis militer dan keamanan dari Universitas Nasional, Selamat Ginting menilai langkah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengikuti program reguler ke-67 Sesko TNI Angkatan (AD), lantaran merupakan syarat untuk kenaikan pangkat militer di masa depan.
Sebab, kata Selamat, salah satu syarat bagi Teddy bisa mendapat kenaikan pangkat menjadi perwira menengah kolonel, yakni harus mengikuti pendidikan Sesko TNI AD. Sementara, Teddy sebelumnya sudah mendapat kenaikan pangkat menjadi letnan kolonel pada 2025 meski belum mengikuti Sesko AD.
"Bila Teddy tidak mengikuti Seskoad maka dia akan terbentur menjadi kolonel untuk masa waktu sesuai aturan yang baru 2025," ujar Selamat ketika dihubungi IDN Times melalui telepon, Jumat (6/2/2026).
Berdasarkan aturan baru dari Panglima TNI, seorang prajurit harus melewati masa dinas selama 17 tahun pasca pendidikan Seskoad untuk meraih pangkat kolonel. Tanpa pendidikan Seskoad, maka masa dinas yang ditempuh lebih lama untuk diangkat menjadi kolonel yakni 24 tahun.
"Dalam kasus Teddy, dia baru bisa naik level nanti pada 2028 karena dia merupakan lulusan Akademi Militer 2011," katanya.
Selamat mengatakan dalam pendidikan reguler ke-67 Seskoad, Teddy bertemu dengan teman-teman satu lettingnya, meskipun ia telah mendapat pangkat letkol. Sementara, mayoritas teman-temannya masih berpangkat mayor.
