Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meresmikan tujuh desa di berbagai wilayah pesisir Indonesia sebagai Tsunami Ready Community yang mendapat pengakuan dari UNESCO Intergovernmental Oceanographic Commission (UNESCO-IOC).
Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan peringatan 20 tahun tsunami Pangandaran yang jatuh pada 17 Juli 2026.
Program Tsunami Ready Community bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap ancaman tsunami. Setiap desa diwajibkan memiliki peta kawasan rawan bencana, rencana evakuasi yang jelas, hingga sistem peringatan dini yang aktif.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan, peringatan dua dekade tsunami Pangandaran menjadi momentum untuk memperkuat budaya siaga bencana di tengah masyarakat.
