Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pesawat Kedua Airbus A400M Pesanan Kemhan Telah Tiba di Lanud Halim
Unit kedua pesawat Airbus A400M yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan telah tiba di Lanud Halim Jakarta Timur. (www.instagram.com/@airbus_defence)

Jakarta, IDN Times - Setelah menunggu cukup lama, unit kedua Airbus A400M akhirnya mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Jumat (27/3/2026) pagi. Unit kedua Airbus A400M pesanan Kementerian Pertahanan itu terbang dari Seville, Spanyol melewati rute Amerika dan beberapa kali transit.

Konfirmasi pengiriman unit kedua pesawat Airbus A400M diumumkan oleh Airbus Defense lewat akun media sosialnya pada Sabtu (28/3/2026). "Pesawat A400M kedua untuk Indonesia sudah dikirim," demikian ditulis oleh Airbus Defense pada hari ini.

Berdasarkan aplikasi Flight Radar 24, pesawat dengan kode penerbangan RAJA402 terbang dari Tarakan dan mendarat di Lanud Halim. Airbus Defense juga menyebut, pesawat angkut militer baru itu menyediakan kemampuan alat angkut udara penting seperti akses ke landasan pacu pendek, lunak dan tidak beraspal. Bahkan, A400M juga mampu masuk ke area yang terpencil.

"Hal ini memungkinkan negara-negara kepulauan mengatasi tantangan dan medan geografis lebih mudah," katanya.

1. TNI AU akan gunakan Airbus A400M untuk kebutuhan pemadam kebakaran

Unit kedua pesawat Airbus A400M yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan telah tiba di Lanud Halim Jakarta Timur. (www.instagram.com/@airbus_defence)

Lebih lanjut Airbus Defense mengatakan, TNI Angkatan Udara (AU) sedang mempelajari integrasi peralatan pemadam kebakaran roll-on atau roll-off yang mampu menjatuhkan hingga 20 ribu liter air atau bahan pemadam dalam satu kali lintasan.

"Ini merupakan kemampuan kunci untuk menanggulangi kebakaran hutan di daerah yang sulit dijangkau," kata Airbus Defense.

Konfirmasi ketibaan pesawat Airbus A400M unit kedua juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana. Ia pun menyebut hingga saat ini belum ada acara seremoni penyerahan unit kedua kepada TNI AU.

"Betul sudah tiba. Tetapi, informasi yang saya peroleh sementara ini belum ada acara seremoni (penyerahan pesawat)," ujar Nyoman kepada IDN Times melalui pesan pendek pada hari ini.

2. Pesawat Airbus A400M bisa mendarat di jalan tanpa marka

Unit kedua Airbus A400M sukses jalani uji penerbangan perdana. (Dokumentasi TNI AU)

Sebelumnya, Kepala Program A400M Airbus Defense and Space, Gerd Weber memamerkan bahwa pesawat Airbus A400M memiliki kemampuan dapat mendarat di wilayah tanpa marka dan landasan pacu yang pendek. Hal berbeda tidak terjadi pada Lockheed Martin C-130J.

"Pada Hercules C-130J membutuhkan runway sepanjang 1.300 meter untuk dapat landing. Sedangkan, A400M hanya membutuhkan landasan pacu sepanjang 1.000 meter saja," ujar Weber dalam pertemuan terbatas dengan media termasuk IDN Times pada Senin (15/12/2025).

Itu sebabnya, pesawat angkut Airbus A400M sangat sesuai digunakan untuk misi kemanusiaan dan menghadapi bencana. Weber mengatakan, pesawat serupa sudah pernah mendarat dan digunakan oleh militer Prancis untuk mendistribusikan bantuan bagi korban gempa Palu tahun 2018 lalu.

"Ketika bencana terjadi, Anda tentu tidak bisa mengharapkan infrastruktur bandara dalam keadaan baik. Tetapi, Anda tetap bisa pergi ke lokasi bencana dengan pesawat ini," tutur dia.

3. Unit pertama Airbus A400M digunakan untuk bantu penanganan banjir Sumatra

Unit pertama Airbus A400M yang dikerahkan untuk penanganan bencana di Sumatra. (Dokumentasi TNI AU)

Sementara, unit pertama Airbus A400M tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada 3 November 2025. Presiden Prabowo Subianto ikut menerima langsung unit pertama pesawat itu. Sebab, Prabowo memesan dua unit Airbus A400M ketika masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Begitu tiba di Tanah Air, Airbus A400M langsung dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di Sumatra pada awal Desember 2025. Seperti pada 8 Desember 2025 lalu, Airbus A400M dikerahkan untuk membawa 21.073 kilogram bantuan. Pesawat militer itu terlihat mendarat di Lanud Soewondo, Medan.

"Di setiap paket bantuan membawa ketulusan, kepedulian dan harapan agar proses pemulihan dapat berjalan berkesinambungan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana di dalam keterangan tertulis.

Ketibaan Airbus A400M pada November 2025 dinilai tepat karena bisa langsung dimanfaatkan untuk penanganan bencana.

Editorial Team