Jakarta IDN TImes - PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik selama momen Idulfitri 1447 Hijriah dengan menyiagakan puluhan ribu personel di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan kelistrikan di rumah, tempat ibadah, maupun fasilitas publik.
Puluhan Ribu Petugas PLN Siaga Amankan Listrik Saat Idulfitri

1. 72 ribu personel PLN disiagakan di seluruh Indonesia
PLN menetapkan masa siaga kelistrikan pada 12 hingga 31 Maret 2026 dengan menyiagakan sekitar 72 ribu personel yang tersebar di ribuan posko di seluruh wilayah. Mereka bertugas menjaga keandalan listrik mulai dari pembangkit, gardu induk, hingga jaringan distribusi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengapresiasi dedikasi para petugas lapangan yang tetap bertugas di tengah momen Lebaran.
“Petugas PLN adalah garda terdepan dalam menjaga keandalan listrik di tengah momen-momen penting nasional seperti Idulfitri. Kami mengapresiasi mereka yang berjuang pantang menyerah dalam memastikan hari kemenangan tetap terang benderang, dan jutaan keluarga Tanah Air dapat berkumpul bersama dengan nyaman,” jelas Darmawan.
2. Petugas tetap siaga di objek vital dan wilayah prioritas
Sejumlah petugas PLN tetap berjaga di berbagai lokasi strategis, termasuk objek vital kenegaraan dan pusat aktivitas masyarakat. Salah satunya Riki Waberta (36), Team Leader Keandalan Istana PLN UP3 Menteng, yang memilih tidak mudik demi memastikan pasokan listrik tetap andal.
“Kami mungkin tidak terlihat, tapi kami adalah bagian dari kebahagiaan masyarakat. Saat listrik tetap andal dan ibadah berjalan tenang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Riki.
Ia telah empat tahun berturut-turut menunda mudik sejak bergabung dengan PLN pada 2018.
“Pasti ada rasa sedih tidak bisa berkumpul. Tapi saya selalu berpikir, kalau saya tidak di sini, siapa yang memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat? Mereka (keluarga) selalu bilang, 'Kerjakan tugas dengan baik, kami bangga!' Itu yang membuat saya tetap kuat,” tuturnya.
3. Petugas pastikan listrik andal hingga pelosok, termasuk wilayah timur Indonesia
Kesiagaan PLN juga mencakup wilayah timur Indonesia, seperti yang dilakukan Zahro Ardhillah (26), petugas PLN di ULP Jayapura Kota, Papua. Ia bersama tim memastikan listrik tetap stabil di masjid-masjid utama selama Idulfitri.
“Kami sudah menyiagakan peralatan cadangan yang siap digunakan jika ada gangguan mendadak. Semua jaringan listrik pun sudah kami periksa dan perbaiki jauh-jauh hari agar kondisinya benar-benar prima," jelas Zahro.
"Saya belajar menyeimbangkan kewajiban sebagai seorang muslim dan tanggung jawab pekerjaan. Saya merasa berbahagia ketika bisa memastikan masjid tetap terang dan masyarakat beribadah dengan tenang. Walaupun raga saya jauh dari keluarga, inilah cara saya merayakan hari kemenangan. Semoga kehadiran saya tetap terasa di hati mereka melalui niat baik dan tanggung jawab ini," ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan Muhammad Hanif Zidan (26), petugas PLN ULP Tarakan, Kalimantan Utara, yang tetap bertugas dari pos siaga.
"Ini bukan kali pertama saya ditempatkan sebagai tim siaga, dan saya merasa sangat bersyukur diberi kepercayaan ini. Meskipun jauh dari pelukan orang-orang tercinta, dukungan dan doa mereka jadi sumber semangat saya dalam menjalankan tugas," ucap Hanif.
“Biasanya setelah salat saya langsung sungkem dengan keluarga, sekarang gantinya lewat layar handphone dengan video call. Sudah menjadi komitmen kami sebagai insan PLN untuk hadir menjaga listrik tetap andal, terutama di momen seperti Idulfitri. Kami ingin masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan nyaman,” tambahnya. (WEB)