Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polda Metro Kerahkan 4 Ribu Personel Kawal Demo Mahasiswa di HI
ilustrasi Polisi (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Polda Metro Jaya menurunkan 4.151 personel gabungan Polri dan TNI untuk mengamankan aksi mahasiswa di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
  • Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan peserta aksi serta masyarakat sekitar.
  • Polisi mengimbau massa aksi tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, serta menghormati hak pengguna jalan demi situasi yang kondusif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari ini banyak mahasiswa mau demo di Jakarta dekat Monas. Polisi dan tentara datang banyak sekali, lebih dari empat ribu orang, buat jaga supaya aman. Mereka atur jalan biar mobil bisa lewat dan orang tidak macet. Polisi bilang semua harus tertib, jangan rusuh, dan tetap saling jaga supaya semua aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penyiapan lebih dari empat ribu personel gabungan oleh Polda Metro Jaya menunjukkan komitmen kuat aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi mahasiswa berlangsung. Pendekatan situasional terhadap lalu lintas serta imbauan agar peserta tetap tertib mencerminkan upaya menyeimbangkan kebebasan berpendapat dengan kenyamanan publik, sekaligus memperlihatkan sikap menghormati hak warga negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai kampus berencana menggelar aksi penyampaian pendapat di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat, hari ini (12/6/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Polda Metro Jaya  akan menerjunkan ribuan personel gabungan bersama unsur TNI.

“Sebanyak 4.151 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan aksi tersebut. Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya.

Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi aksi. Rekayasa arus kendaraan akan diterapkan menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan,” ujarnya.

Polisi juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap sejumlah dinamika di lapangan, mulai dari kepadatan lalu lintas, konvoi kendaraan, penutupan jalan secara situasional, gangguan terhadap fasilitas umum, hingga potensi tindak kriminalitas.

Oleh kerena itu, Polda Metro mengimbau peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib. Ia meminta massa tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi aksi.

“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tuturnya.

Budi menegaskan, polisi menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Ia menyebut pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

“Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” ujar Budi.

Editorial Team

Related Article